Menu

Mode Gelap

POLITIK · 2 Sep 2022 00:58 WIB

Fauzi As Pengusaha Sukses di Sumenep Mendadak Bergabung ke Parpol Jelang Pemilu 2024?


 Fauzi As (tengah) saat bersama sejumlah wartawan di kabupaten Sumenep Jawa Timur. (FOTO/IST) Perbesar

Fauzi As (tengah) saat bersama sejumlah wartawan di kabupaten Sumenep Jawa Timur. (FOTO/IST)

SUMENEP, JURNALIS-INDONESIA.com – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 secara mengejutkan dengan tiba-tiba Fauzi As seorang pengusaha sukses di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masuk bergabung ke Partai Politik (Parpol) yang diketuai Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yakni merapat ke Partai Demokrat.

Di partai berlambang bintang mercy ini, Fauzi As sang pengusaha sukses dan visioner yang memiliki segudang kreasi pemikiran solutif yang sering tampil mengkritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat di kabupaten Sumenep dirinya langsung menduduki peranan posisi penting sebagai Direktur Eksekutif.

Bergabungnya ke Partai Demokrat yang merupakan Partai Nasionalis-Religius, Partai Terbuka, Partai Tengah, partai yang menjunjung tinggi Pluralisme dan partai yang peduli pada Rakyat Kecil ini diungkapkan langsung oleh Fauzi As saat sharing diskusi bersama sejumlah media di Cafe Mami Muda, Kamis (1/9/2022) malam.

Spontan atas bergabungnya pria refresentatif pilihan kalangan milineal yang juga diketahui cukup dekat dengan semua kalangan elemen elit masyarakat di kabupaten Sumenep ini sontak menjadi perbincangan. Tentunya tak ayal bagi kancah kalangan politisi yang ada ujung timur Madura pulau garam ini.

Pilihan bergabung ke Partai Demokrat pun menjadi pertanyaan mengemuka di kalangan wartawan saat secara tiba-tiba mendadak sang pengusaha sukses di kabupaten Sumenep ini mengungkapkan bahwa dirinya masuk Partai Politik yang bertepatan pada momentum menjelang Pemilu di 2024 mendatang.

Bagi Fauzi pilihan bergabung dengan Partai Demokrat tentu memiliki berbagai alasan dan konsideran. Baginya, Partai Demokrat yang merupakan Partai Nasionalis-Religius, Partai Terbuka, Partai Tengah, partai yang menjunjung tinggi Pluralisme dan partai yang peduli pada Rakyat Kecil ini menjadi alternatifnya seiring orientasinya untuk menciptakan politik bersih.

Fauzi As lanjut mengemukakan, dengan istilah “silahkan berpolitik tapi jangan lupa samakan pilihan antara hati dan pikiran, bukan antara naluri dan uang”.

Dikemukakan Fauzi As, hari ini dirinya masih menghadiri rapat kepengurusan untuk periode 2022-2027, serta untuk memantapkan komitmen pengurus untuk menyiapkan mesin partai pada Pemilu mendatang dan untuk menerima amanah dari pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat.

“Kita lihat saja perkembangan dalam dunia perpolitikan kedepan seperti apa, kita ikuti saja alurnya mas, yang jelas kita akan menciptakan suasana politik santun dan bermartabat,” kata sang pengusaha sukses di kabupaten Sumenep kepada sejumlah media, Fauzi As.

Sosok komplit yang dimiliki Fauzi As sekaligus dengan bergabungnya ke Partai Demokrat, jika melihat dari situasi dan kondisi politik saat ini, pengusaha sukses yang seraya menempatkan sebagai aktivis pemerhati kebijakan publik mengkritisi kebijakan pemerintah yang ugal-ugalan, memang dibutuhkan untuk refresentatif sosok baru yang berkompeten, berkualitas, dan memiliki elektabilitas tinggi untuk mendongkrak politik dinamis dengan progres maksimal. (***)

Artikel ini telah dibaca 384 kali

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumenep Tekankan Program RTLH Harus Tepat Sasaran

12 Juli 2024 - 21:05 WIB

DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Umum Fraksi terhadap Raperda RPJPD 2025-2045 dan Dua Raperda

12 Juli 2024 - 17:47 WIB

Ketua MWCNU Kecamatan Moga Muhammad Toriq Mendaftarkan Sebagai Bacawabup ke PKB

11 Juli 2024 - 14:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Katakan Pembahasan APBD Perubahan 2024 di Tingkat Komisi-komisi Tuntas

9 Juli 2024 - 20:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Indra Wahyudi Ajak Jaga Kerukunan Jelang Pilkada Sumenep 2024

8 Juli 2024 - 20:51 WIB

DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Persetujuan Rancangan Perda RPJPD 2025-2045

3 Juli 2024 - 19:44 WIB

Trending di POLITIK