Menu

Mode Gelap

EKONOMI · 3 Jan 2023 11:18 WIB

Kepedulian Kepala DKPP Sumenep terhadap Nasib Petani Terdampak Banjir, Turun Langsung dan Siapkan AUTP


 PEDULI PETANI. Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto saat turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir. (foto/ist) Perbesar

PEDULI PETANI. Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto saat turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir. (foto/ist)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir.

Kepala DKPP Arif Firmanto, dengan mendatangi dua desa di kabupaten Sumenep yakni Desa Sendir Kecamatan Lenteng dan Desa Patean Kecamatan Batuan pada kemarin Senin (2/1/23).

Kepedulian Kepala DKPP Sumenep terhadap Nasib Petani Terdampak Banjir, Turun Langsung dan Siapkan AUTP. (foto/ist)

“Saya datang langsung ke lokasi untuk mengetahui dan memastikan ada berapa petani yang terdampak banjir di dua desa ini yakni Desa Sendir Kecamatan Lenteng dan Desa Patean Kecamatan Batuan,” terang Arif Firmanto, (3/1).

BACA JUGA

Kado Terindah di Akhir 2022, DKPP Sumenep Dibawah Kepemimpinan Arif Firmanto Sabet 2 Prestasi

Berkat Kepiawaian Kerja Kadis Arif Firmanto, DKPP Sumenep Berhasil Raih Penghargaan Vaksinasi PMK Terbanyak

Arif Firmanto memaparkan untuk data sementara luas lahan yang terdampak bencana alam banjir di kabupaten Sumenep sekitar 491 hektar, dengan jumlah luas tanam sebesar 1.385 ha yang tersebar di tujuh (7) kecamatan, yakni Batang-Batang, Dungkek, Saronggi, Batuan, Kota Sumenep, Lenteng dan Kecamatan Kalianget pada 20 Desa di wilayah kecamatan itu.

Pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya untuk mengatasi kerugian yang dialami petani yang lahannya terdampak banjir bakal mengupayakan perlindungan petani dalam bentuk asuransi.

“Maka kita ajukan asuransi kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani, yaitu petani melalui kelompok tani ikut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), dengan premi sebesar Rp.180 ribu per ha, namun petani cukup hanya dengan membayar Rp.36 ribu per ha per musim tanam, sedangkan sisanya sebesar Rp.144 ribu dibantu oleh pemerintah,” jelas Kepala DKPP Sumenep.

BACA JUGA

Kepala DKPP Sumenep Sosialisasi Sistem e-Alokasi Pupuk Bersubsidi bersama Penyuluh & Admin Simluhtan

DKPP Sumenep Rakor Asuransi Usaha Tani Padi Bersama Koordinator Penyuluh

Arif Firmanto menerangkan, berdasarkan ketentuan dalam polis klaim akan diperoleh jika intensitas kerusakan mencapai 75% atau lebih besar berdasar luas petak alami tanaman padi dengan pertanggungan/ganti rugi sebesar Rp.6 juta per ha per musim tanam.

Ketentuan itu menurutnya telah diatur dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani yang ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Menteri Pertanian tentang Fasilitasi Asuransi Pertanian No 40 Tahun 2015.

“Jadi asuransi pertanian ini merupakan pengalihan resiko yang dapat memberikan ganti rugi agar keberlangsungan usaha tani dapat terjamin apabila ada musibah seperti ini. Adapun resiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan serta serangan hama dan penyakit tanaman,” papar Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto. (*ji/red)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

Baca Lainnya

Pemkab Sumenep Gelar Gebyar Muharram dengan Bershalawat, Bupati Fauzi: Wujud Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW

16 Juli 2024 - 23:52 WIB

Bapenda Sumenep Turlap ke Nonggunong Sosialisasi Pembayaran Pajak Daerah Non Tunai dan Penyerahan SPPT

16 Juli 2024 - 22:59 WIB

Pemkab Gelar Penyerahan Pusaka Keraton untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi Agung yang Dimiliki Sumenep

16 Juli 2024 - 21:38 WIB

Bupati Rini Syarifah Serahkan SK Pengukuhan BPD di Kabupaten Blitar

16 Juli 2024 - 15:33 WIB

Bupati Blitar Hadiri Acara Pentasyarufan Baznas di Kecamatan Wonodadi

15 Juli 2024 - 17:01 WIB

Pemkab Bersama Pelar Agung Gelar Haul dan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep 2024 Libatkan Pelajar

15 Juli 2024 - 15:18 WIB

Trending di PEMERINTAHAN