Menu

Mode Gelap
PKDI Sumenep Siap Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa Ini daftar Brand dan Perusahaan dengan Performa Komunikasi Terbaik di Ruang Digital BIP Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Bagi 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Dapat Apresiasi Bupati dan Raih Rekor MURI DPUTR Sumenep Bekali Pemerintah Desa Pemahaman Pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus 2026 Diskominfo se-Jatim Ikuti Pendampingan Pengaduan Publik dari KemenPAN-RB

EKONOMI · 3 Jan 2023 11:18 WIB

Kepedulian Kepala DKPP Sumenep terhadap Nasib Petani Terdampak Banjir, Turun Langsung dan Siapkan AUTP


 PEDULI PETANI. Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto saat turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir. (foto/ist) Perbesar

PEDULI PETANI. Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto saat turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir. (foto/ist)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep yang dipimpin Arif Firmanto turun langsung mengecek ke beberapa desa untuk melihat lahan pertanian warga yang terdampak banjir.

Kepala DKPP Arif Firmanto, dengan mendatangi dua desa di kabupaten Sumenep yakni Desa Sendir Kecamatan Lenteng dan Desa Patean Kecamatan Batuan pada kemarin Senin (2/1/23).

Kepedulian Kepala DKPP Sumenep terhadap Nasib Petani Terdampak Banjir, Turun Langsung dan Siapkan AUTP. (foto/ist)

“Saya datang langsung ke lokasi untuk mengetahui dan memastikan ada berapa petani yang terdampak banjir di dua desa ini yakni Desa Sendir Kecamatan Lenteng dan Desa Patean Kecamatan Batuan,” terang Arif Firmanto, (3/1).

BACA JUGA

Kado Terindah di Akhir 2022, DKPP Sumenep Dibawah Kepemimpinan Arif Firmanto Sabet 2 Prestasi

Berkat Kepiawaian Kerja Kadis Arif Firmanto, DKPP Sumenep Berhasil Raih Penghargaan Vaksinasi PMK Terbanyak

Arif Firmanto memaparkan untuk data sementara luas lahan yang terdampak bencana alam banjir di kabupaten Sumenep sekitar 491 hektar, dengan jumlah luas tanam sebesar 1.385 ha yang tersebar di tujuh (7) kecamatan, yakni Batang-Batang, Dungkek, Saronggi, Batuan, Kota Sumenep, Lenteng dan Kecamatan Kalianget pada 20 Desa di wilayah kecamatan itu.

Pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya untuk mengatasi kerugian yang dialami petani yang lahannya terdampak banjir bakal mengupayakan perlindungan petani dalam bentuk asuransi.

“Maka kita ajukan asuransi kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani, yaitu petani melalui kelompok tani ikut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), dengan premi sebesar Rp.180 ribu per ha, namun petani cukup hanya dengan membayar Rp.36 ribu per ha per musim tanam, sedangkan sisanya sebesar Rp.144 ribu dibantu oleh pemerintah,” jelas Kepala DKPP Sumenep.

BACA JUGA

Kepala DKPP Sumenep Sosialisasi Sistem e-Alokasi Pupuk Bersubsidi bersama Penyuluh & Admin Simluhtan

DKPP Sumenep Rakor Asuransi Usaha Tani Padi Bersama Koordinator Penyuluh

Arif Firmanto menerangkan, berdasarkan ketentuan dalam polis klaim akan diperoleh jika intensitas kerusakan mencapai 75% atau lebih besar berdasar luas petak alami tanaman padi dengan pertanggungan/ganti rugi sebesar Rp.6 juta per ha per musim tanam.

Ketentuan itu menurutnya telah diatur dalam Undang-Undang nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani yang ditindaklanjuti dengan penerbitan Peraturan Menteri Pertanian tentang Fasilitasi Asuransi Pertanian No 40 Tahun 2015.

“Jadi asuransi pertanian ini merupakan pengalihan resiko yang dapat memberikan ganti rugi agar keberlangsungan usaha tani dapat terjamin apabila ada musibah seperti ini. Adapun resiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan serta serangan hama dan penyakit tanaman,” papar Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto. (*ji/red)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

PKDI Sumenep Siap Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa

7 Maret 2026 - 23:27 WIB

BERSINERGI. Ubaid Abdul Hayat, Ketua PKDI Sumenep, bersama Miskun Legiyono, Pembina PKDI saat bersilaturahmi dengan Dandim Sumenep dalam rangka mensukseskan program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

DRT Hadirkan Inovasi Baru Lewat Rokok Kretek Varian Exclusive dan Apel dengan Harga Terjangkau

7 Maret 2026 - 01:49 WIB

Ini daftar Brand dan Perusahaan dengan Performa Komunikasi Terbaik di Ruang Digital

7 Maret 2026 - 00:17 WIB

BIP Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Bagi 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Dapat Apresiasi Bupati dan Raih Rekor MURI

6 Maret 2026 - 22:16 WIB

Sosok Founder BIP, Ali Zainal Abidin (kiri) saat menerima piagam penghargaan rekor MURI atas penyelenggaraan buka puasa dan belanja gratis bersama 3.000 anak yatim di Pamekasan

DPUTR Sumenep Bekali Pemerintah Desa Pemahaman Pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus 2026

6 Maret 2026 - 21:40 WIB

SOSIALISASI. DPUTR Sumenep Bekali Pemerintah Desa Pemahaman Pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus 2026

Diskominfo se-Jatim Ikuti Pendampingan Pengaduan Publik dari KemenPAN-RB

5 Maret 2026 - 23:37 WIB

Diskominfo se-Jatim Ikuti Pendampingan Pengaduan Publik dari KemenPAN-RB
Trending di PEMERINTAHAN

Sorry. No data so far.