Menu

Mode Gelap

POLITIK · 4 Agu 2022 18:40 WIB

Kominfo Blokir 15 Situs Judi Online, Buka Akses 6 Situs Ini


 Ilustrasi. (FOTO/ISTIMEWA) Perbesar

Ilustrasi. (FOTO/ISTIMEWA)

JAKARTA, JURNALIS-INDONESIA.com – Belakangan ini tagar #BlokirKominfo masih ramai dibicarakan warganet. Tagar tersebut menyusul kekecewaan warganet kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo yang memblokir akses kepada situs PayPal dan Steam, tetapi membiarkan situs judi online bertebaran.

Terkini, Kominfo telah memblokir 15 situs judi online. Mereka adalah Domino Qiu Qiu, Topfun, Pop Domino, MVP Domino, Pop Poker, Let’s Domino Gaple Qiu Qiu Poker Game Online, Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online, Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu, Ludo Dream, Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU, Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa, Poker Texas Boyaa, Poker Pro.id, Pop Big2, dan Pop Gaple.

Pada dasarnya, mengutip laman aptika.kominfo.go.id, situs-situs tersebut tergolong sebagai pihak ketiga penyelenggara sistem elektronik di Indonesia atau dikenal dengan istilah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Apabila mengacu Peraturan Menteri Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat pada Pasal 7 Angka (2) dijelaskan bahwa PSE terkait yang tidak melakukan pendaftaran ke Kementerian Komunikasi dan Informatika akan berujung pada pemutusan akses terhadap situs tersebut atau access blocking.

Sebelum 15 situs judi online tersebut diblokir, Kominfo telah memblokir terlebih dahulu 7 situs di luar perjudian, yaitu PayPal, Steam, Yahoo, Counter Strike GO, Origin, Dota, dan Epic Games.

Kendati demikian, secara perlahan enam dari tujuh perusahaan tersebut telah mulai mendaftarkan diri sebagai PSE di Indonesia. Enam perusahaan itu adalah PayPal, Steam, Yahoo, Counter Strike Go, Dota, dan Origin.

Artinya, keenam situs tersebut dapat digunakan kembali oleh masyarakat Indonesia. Tetapi, untuk akses terhadap Epic Games masih terkendala sebab hingga berita ini ditulis pihak Epic Games belum mendaftarkan diri sebagai PSE di Indonesia.

Selain itu, perlu diketahui bahwa pemblokiran terhadap situs-situs tersebut tidak bersifat permanen dan berkepanjangan. Alhasil, apabila perusahaan dari situs-situs tersebut telah mendaftarkan diri ke pemerintah, maka situs akan dibuka dan dapat diakses sebagaimana biasanya. (***)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Ketua DPRD Sumenep Tekankan Program RTLH Harus Tepat Sasaran

12 Juli 2024 - 21:05 WIB

DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Umum Fraksi terhadap Raperda RPJPD 2025-2045 dan Dua Raperda

12 Juli 2024 - 17:47 WIB

Ketua MWCNU Kecamatan Moga Muhammad Toriq Mendaftarkan Sebagai Bacawabup ke PKB

11 Juli 2024 - 14:17 WIB

Ketua DPRD Sumenep Katakan Pembahasan APBD Perubahan 2024 di Tingkat Komisi-komisi Tuntas

9 Juli 2024 - 20:10 WIB

Wakil Ketua DPRD Indra Wahyudi Ajak Jaga Kerukunan Jelang Pilkada Sumenep 2024

8 Juli 2024 - 20:51 WIB

DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Persetujuan Rancangan Perda RPJPD 2025-2045

3 Juli 2024 - 19:44 WIB

Trending di POLITIK