Menu

Mode Gelap

JURNALIS INDONESIA · 4 Mar 2022 22:22 WIB

Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Pasar Anom


 Pemkab Sumenep Gelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Pasar Anom Perbesar

JURNALIS INDONESIA, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan setempat bersama Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madura menggelar operasi pasar murah minyak goreng di Pasar Anom sebagai upaya menjaga stabilitas harga minyak yang tengah jadi persoalan secara nasional, Jumat (4/3/2022).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan operasi pasar murah minyak goreng sebagai upaya pemerintah daerah kabupaten Sumenep untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng di pasaran sekaligus membantu masyarakat.

“Semoga, operasi pasar murah minyak goreng ini membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng warga,” terang Bupati Fauzi di sela kegiatannya di Pasar Anom, Jumat (4/3/22).

Menutu Bupati Fauzi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep bersama Bulog Kancab Madura menggelar operasi pasar murah bukan karena minyak goreng tidak ada atau langka, melainkan dalam upaya menstabilkan harganya saja sesuai dengan ketetapan pemerintah.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berusaha mencari solusi agar harga minyak goreng stabil sesuai ketetapan pemerintah, salah satunya dengan menggelar operasi pasar ini bersama Bulog Kancab Madura,” jelas Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi lanjut mengatakan, sejatinya, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Sumenep telah berusaha mengajak pihak ketiga untuk bekerja sama mengadakan operasi pasar murah minyak goreng, hanya saja belum membuahkan hasil seperti kerja sama dengan Bulog Kancab Madura.

“Kami terus melakukan upaya kerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk melakukan kegiatan operasi pasar murah ini, demi membantu masyarakat,” ungkap Bupati Fauzi.

Jadi lebih lanjut Bupati Fauzi mengatakan karena itulah, manakala kerja sama dengan pihak terkait terwujud tentu saja pelaksanaan operasi pasar murah minyak goreng terus dilanjutkan, sehingga tidak menutup kemungkinan kegiatannya dilakukan di pasar lainnya.

“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan instansi terkait membuahkan hasil agar operasi pasar murah minyak goreng selanjutnya segera dilaksanakan di pasar lainnya,” harapnya.

Bupati Achmad Fauzi pada operasi pasar murah minyak goreng hadir di tengah-tengah masyarakat sekaligus ikut melayani para pembeli minyak goreng di Pasar Anom.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Chainur Rasyid yang juga ikut mendampingi Bupati Sumenep mengungkapkan, saat ini, pihaknya menyediakan minyak goreng di operasi pasar murah ini sebanyak 3.600 liter dengan harga sesuai ketetapan pemerintah yakni Rp13.500 perkilogram.

“Warga yang ingin membeli minyak goreng itu persyaratannya menyertakan fotocopy KTP, bahkan cap jempol agar tidak membeli dua kali, dengan jatah setiap warga membeli minyak goreng sebanyak 2 liter,” terang Chainur Rasyid.

Menurutnya, saat ini, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan yang dipimpinnya tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait di Pemerintah Provinsi Jawa Timur, karena pihaknya sudah mengajukan permohonan operasi pasar murah minyak goreng.

“Kami tetap melakukan koordinasi agar operasi pasar murah minyak goreng terus berlanjut, sehingga tidak hanya mendapat jatah dari Bulog Kancab Madura saja terkait kegiatan operasi pasar murah ini,” jelasnya. (mji/red)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

PSHT Cabang Sampang Gelar Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Tahun 2024

14 Juli 2024 - 20:58 WIB

Aliansi Madura Indonesia Lakukan Jum’at Berkah Wujud Peduli Sesama

12 Juli 2024 - 22:01 WIB

Pemkab Sumenep Dukung Family of Honda Riders Gelar Anniversary ke-6 Undang Biker Se-Nusantara 

11 Juli 2024 - 23:40 WIB

Mahasiswi Asal Pamekasan Divonis Penyakit Tumor Ganas dan Harus Diamputasi, Kini Hanya Bisa Pasrah

10 Juli 2024 - 15:12 WIB

Kepala KSOP Kalianget Pastikan Kedepan Kapal untuk Warga Masalembu Normal Kembali

9 Juli 2024 - 20:04 WIB

Puluhan Penumpang Asal Masalembu Terlantar di Pelabuhan Kalianget Lantaran Tidak Ada Kapal

7 Juli 2024 - 11:46 WIB

Trending di JURNALIS INDONESIA