Menu

Mode Gelap
Aksi Kemanusiaan PMI Sumenep, Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Terima Bantuan Kepedulian Ramadan, Swiss-Belinn Manyar Berbagi dengan Anak-anak Sahabat Gempita Swara Semesta Jelang Hari Raya Idulfitri, Senyum Anak Yatim Warnai Program Belanja Baju Lebaran Baznas Sumenep Wujud Nyata Bismillah Melayani Bupati Fauzi untuk Kepulauan, Siapkan PLTS Berkapasitas 2 MW di Pagerungan Kecil dan Gili Labak Bulog Bersama BPP Pragaan Serap Hasil Panen Petani untuk Perkuat Ketahanan Pangan

POLITIK · 5 Feb 2023 15:18 WIB

Wakepsek SDN Masalima 01 Masalembu Sumenep: Nurul ke Kantor Panwascam Jam Istirahat Bukan Bolos


 Wakepsek SDN Masalima 01 Masalembu Sumenep: Nurul ke Kantor Panwascam Jam Istirahat Bukan Bolos Perbesar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) SDN Masalima 01 Kecamatan Masalembu, Sabirin menyebut Guru ASN P3K atas nama Nurul Hidayatullah ke kantor Panwascam saat jam istirahat bukan bolos.

Menurutnya, Guru ASN P3K Nurul Hidayatullah di SDN Masalima 01 aktif bahkan untuk tambahan-tambahan pelajaran seperti kegiatan ekstra Pramuka dan sebagainya yang bersangkutan juga pasti aktif karena sebagai koordinator.

“Untuk pembelajaran aktif dari jam 07.10 WIB sampai pulang jam 11.45 WIB saya lihat Ibu Nurul (Nurul Hidayatullah) selalu mengisi waktu selalu mengajar di sekolah tapi memang kalau waktu-waktu istirahat itu jarang di sekolah ke kantornya (kantor Panwascam),” kata Sabirin kepada mjinews.net via telepon, Sabtu (4/2/2023).

“Waktu istirahat karena di SDN Masalima 01 itu istirahatnya dua kali kebetulan Ibu Nurul itu ngajarnya di kelas VB jadi istirahatnya dua kali. Kalau istirahat dia ke kantor Panwascam karena kantor Panwascam dengan SDN Masalima 01 cuma 7 sampai 10 meteran paling jauh,” terang Wakepsek SDN Masalima 01.

Saat ditanya Kepala Sekolah pun Sabirin mengatakan jika Guru ASN P3K Nurul Hidayatullah itu saat jam-jam mengajar yang bersangkutan aktif seperti biasa di sekolah.

“Kecuali yang saya lihat saya perhatikan waktu istirahat memang tidak di kantor, waktu istirahat langsung ke kantornya (Kantor Panwascam) begitu masuk langsung masuk ke kelas dalam beberapa hari-hari terakhir ini,” jelasnya.

“Jadi kalau dikatakan bolos itu sama sekali tidak menurut saya, aktif kalau untuk mengajarnya. Karena menurut informasi jamnya Ibu Nurul di Panwascam itu di jam dari jam 2 habis dzuhur sampai malam jadi kalau paginya aktif di sekolah kecuali jam-jam istirahat kalau ke kantor Panwascam,” sebutnya.

Dijelaskan Sabirin, jam istirahat di SDN Masalima 01 itu istirahat pertama jam 08.55-09.10 WIB, jadi 15 menit istirahatnya. Istirahat kedua jam 10.20-10.35 WIB, jam 11.45 WIB baru pulang.

“Jadi kalau dalam kisaran jam 09.30 WIB Ibu Nurul ada di kantor (Panwascam) betul waktu istirahat itu,” sebut Wakepsek SDN Masalima 01.

Kemudian disebutkan terkait pelaksanaan tes wawancara Panwas Desa pada Rabu, (1/2/2023) kemarin itu dilaksanakan jam 9.30 sampai selesai. Pada jam 09.10-11.45 WIB itu yang bersangkutan (Nurul Hidayatullah) tidak punya jam ngajar karena pada jam itu di kelas VB adalah pelajaran PAI dan BTQ ada guru bidang studinya sehingga saat melakukan tes wawancara tanpa mengganggu kewajiban di sekolah.

Nurul Hidayatullah, Guru ASN P3K SDN Masalima 01 juga menjelaskan mengenai surat pengunduran diri yang dibawa kasi di Dinas Pendidikan itu isinya surat permohonan pengunduran dirinya sebagai Panwascam.

“Kemudian dijawab oleh Bawaslu dan meng-iyakan surat pengunduran diri saya sampai pada saya tugas saya menyelesaikan perekrutan Panwas Desa sambil lalu Bawaslu itu memproses PAW saya. Selama masa transisi, saya membantu di Panwascam. Kenapa saya membantu di Panwascam? Ndak mungkin saya langsung melepas teman-teman tanpa proses PAW dengan agenda yang sangat besar ini saya membantu cuma (di Panwascam) sampai pada proses PAW selesai. Dan Bawaslu tidak diam Bawaslu masih dalam proses untuk mem-PAW saya,” kata Nurul kepada mjinews.net via telepon, Sabtu (4/2/2023).

“Sampai pada proses PAW-nya selesai, kan masuk akal masak saya mengundurkan diri dengan komisioner hanya dua pada saat agenda perekrutan sangat besar ini saya harus mengundurkan diri meninggalkan mereka kan kasihan. Dalam bahasa pengunduran diri saya itu selama masa transisi dan sampai proses PAW keluar itu saya masih membantu pekerjaan Panwascam,” sebut Nurul Hidayatullah. (mji/ils/red)

Artikel ini telah dibaca 150 kali

Baca Lainnya

Dari HPN 2026, DPRD Sumenep Ajak Pers Jaga Integritas dan Kawal Kebijakan Publik

9 Februari 2026 - 17:08 WIB

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin

Reses di Sumenep, Said Abdullah Bantu UMKM, Pengurus Musala, dan Warga Kurang Mampu

7 Februari 2026 - 18:50 WIB

Reses di Sumenep, Said Abdullah Bantu UMKM, Pengurus Musala, dan Warga Kurang Mampu

DPRD Sumenep Dorong Pembentukan Satgas Pengawas Program MBG

7 Februari 2026 - 09:03 WIB

DPRD Sumenep Dorong Pembentukan Satgas Pengawas Program MBG

DPRD Sumenep Siapkan Agenda Strategis 2026 Demi Pembangunan Daerah

6 Februari 2026 - 21:43 WIB

DPRD Sumenep Siapkan Agenda Strategis 2026 Demi Pembangunan Daerah

DPRD Sumenep Kawal Ketat Seleksi Sekda 2026 Demi Birokrasi yang Lebih Profesional

4 Februari 2026 - 21:50 WIB

DPRD Sumenep Kawal Ketat Seleksi Sekda 2026 Demi Birokrasi yang Lebih Profesional

Ceramah Kebangsaan di Pemalang, Doni Akbar: Jati Diri Bangsa Harus Diperkuat

13 Desember 2025 - 19:57 WIB

Trending di POLITIK

Sorry. No data so far.