SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – PT BPRS Bhakti Sumekar kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui komitmennya dalam memperluas inklusi dan literasi keuangan bagi kalangan pelajar.
Bank perekonomian rakyat syariah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut berhasil meraih penghargaan Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori BPR/BPRS Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026.
Penghargaan itu diberikan dalam ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).
Penghargaan tersebut sekaligus memperpanjang catatan keberhasilan BPRS Bhakti Sumekar dalam menjalankan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Sebelumnya, penghargaan serupa juga diraih pada 2024 dan 2025.
Dengan demikian, BPRS Bhakti Sumekar berhasil mempertahankan apresiasi OJK selama tiga tahun berturut-turut atas upayanya mendorong akses layanan keuangan sekaligus meningkatkan pemahaman keuangan di kalangan pelajar.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi capaian bagi perusahaan, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menanamkan kebiasaan menabung dan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.
“KEJAR Award merupakan bentuk apresiasi OJK kepada industri jasa keuangan, satuan pendidikan, serta pemerintah daerah yang dinilai aktif mendukung implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar di berbagai daerah,” terang Hairil Fajar.
Menurutnya, keberhasilan Program KEJAR tidak cukup diukur dari jumlah pelajar yang telah memiliki rekening. Lebih jauh, program tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan menabung serta memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai cara mengelola keuangan secara tepat.
“Program Satu Rekening Satu Pelajar diharapkan tidak hanya membuat pelajar memiliki rekening, tetapi juga belajar budaya menabung, mengelola keuangan secara bijak, serta mengenal layanan perbankan yang aman dan mudah,” jelasnya.
Hairil Fajar menambahkan, memperluas literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Sumenep memiliki tantangan tersendiri. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, akses terhadap layanan keuangan juga perlu diperluas agar dapat menjangkau pelajar di berbagai wilayah.
Kondisi geografis Sumenep yang mencakup wilayah daratan dan kepulauan dengan karakteristik serta tingkat akses yang berbeda-beda membutuhkan penguatan jaringan layanan dan pendekatan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Karena itu, BPRS Bhakti Sumekar memandang perluasan akses keuangan sebagai bagian penting dari upaya membangun budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan sejak usia sekolah, termasuk bagi pelajar yang berada di wilayah terpencil dan terluar,” pungkasnya.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari komitmen BPRS Bhakti Sumekar untuk terus memperkuat peran perbankan syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Sumenep.

Tidak ada Respon