PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Minta TPID Kerjasama Kendalikan Inflasi Daerah

Pada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Daerah, di Kantor Bupati secara Virtual. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP, (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep bekerja sama dengan semua elemen, dalam rangka menyusun langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan inflasi di daerah.

Bupati Achmad Fauzi menyampaikan bahwa pengendalian inflasi sangat penting dan memerlukan kerja sama, serta koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia melalui kebijakan makroekonomi yang terintegrasi, baik dari kebijakan fiskal, moneter maupun sektoral.

IMG-20260617-WA0002

“Salah satu upaya pengendalian inflasi menuju inflasi yang rendah dan stabil, adalah dengan membentuk dan mengarahkan ekspektasi inflasi masyarakat agar mengacu pada sasaran inflasi yang telah ditetapkan,” harap Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi Daerah, di Kantor Bupati secara Virtual, Selasa (29/11/2022).

Dipaparkan, inflasi yang tinggi menyebabkan pendapatan riil masyarakat terus turun, sehingga standar hidup dari masyarakat turun dan pada akhirnya orang miskin bertambah di daerah, bahkan inflasi yang tidak stabil akan menciptakan permainan (ketidakpastian) bagi pelaku ekonomi dalam mengambil keputusan.

“Jadi, pengalaman empiris menunjukkan bahwa inflasi yang tidak stabil bisa mengalahkan keputusan masyarakat dalam melakukan konsumsi, investasi, dan produksi, yang ujung-ujungnya menurunkan pertumbuhan ekonomi,” papar Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Bupati Achmad Fauzi menekankan agar TPID untuk menciptakan stabilitas ekonomi perlu menjaga ketersediaan pasokan, harga pangan termasuk pedistribusian serta daya beli, karena inflasi bisa menjadi ancaman kesejahteraan pada masyarakat sektor pangan.

“TPID Kabupaten Sumenep untuk bekerja sama melakukan antisipasi kenaikan harga pangan dengan identifiaksi rinci ketersediaan suplai pangan, terutama bahan pangan yang secara historis bisa meningkat sewaktu-waktu,” jelas Bupati Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi mengemukakan bahwa salah satu antisipasinya dapat dilakukan mulai saat ini dengan menyiapkan cold storage, melakukan gerakan urban farming seperti menyembunyikan tanaman pangan di pekarangan dan lainnya.

“Mudah-mudahan inflasi ini bisa dikendalikan supaya daya beli masyarakat dalam mencukupi kehidupan sehari-hari tetap berjalan dengan normal,” harap orang nomor satu di Pemkab Sumenep. (ils/red)

KLIK DISINI: Update berita terbaru di google news

Bacaan Lainnya

Diskominfo Sumenep Peringati Maulid Nabi, Kadis Indra: Jabatan Adalah Amanah, Jalankan Tugas dengan Ikhlas dan Sabar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Wabup Imam Hasyim Lantik 28 Pejabat Pemkab Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Sekcam Ainul Yakin Resmi Jadi Camat Masalembu, Siap Lanjutkan Penguatan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

Achmad Auzai Rahman Resmi Jadi Camat Pragaan, Bawa Pengalaman dari Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali...

Bupati Sumenep dan Blitar Sepakati Kolaborasi di Berbagai Sektor

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Hadirkan SIPINTAR PPID untuk Perkuat Layanan Informasi Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *