PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Berkat Tangan Terampil Pemuda Ini, Kabupaten Sumenep Bakal Miliki Wisata Petik Sayur & Buah

Pada
Oyik Lanyala selaku inisiator sekaligus pemilik lahan di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng yang tengah menggagas menggarap Wisata Petik Sayur dan Buah di Kabupaten Sumenep. (foto/ist for jurnalis indonesia)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabupaten Sumenep yang berada di ujung timur pulau Garam Madura, Jawa Timur, bakal memiliki Wisata Petik Sayur dan Buah yang saat ini tengah digagas digarap oleh tangan terampil pemuda yang karib disapa Oyik Lanyala selaku inisiator sekaligus pemilik lahan di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng.

Usaha wisata unggulan yang tengah digarap Oyik Lanyala untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, warga Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, dengan memanfaatkan mengandalkan keindahan bebukitan di lahan miliknya.

IMG-20260926-WA0006

“Sebenarnya sudah kita mulai 3 tahun lalu. Mulai dari berbagai macam sayur, hingga buah-buahan, di awal saya mencoba tanam cabai dan tomat, sedangkan yang terbaru kita tanam alpukat, cheri dan strawbery,” terang Oyik Lanyala, Jumat (26/5/2023).

Ke depan wisata petik sayur dan buah yang tengah digarap olehnya, diharapkan menjadi media sarana edukasi masyarakat Kabupaten Sumenep khususnya Madura pada umumnya yang sangat cocok dijadikan edukasi siswa yang ingin belajar lebih jauh terkait pertanian.

“Kita di Sumenep sudah banyak jujukan wisata nuansa hura-hura. Seperti kolam renang, dan lain-lain. Tapi untuk wisata edukasi ini yang akan jadi paling pertama. Pilot projectnya sedang kami finalisasi bersama teman-teman,” terang Oyik.

Sisi lain dengan adanya wisata petik sayur dan buah yang sedang digarapnya, diharapkan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat Sumenep, khususnya warga sekitar di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng.

“Nanti kami buat warung dan gazebo pengunjung. Soal pemandangan jangan khawatir. Insyaallah nanti konsepnya hampir mirip dengan wisata petik buah di Batu-Malang, namun bertahap karena ini menggunakan dana pribadi tanpa ada bantuan dari pemerintah,” jelas Oyik. (*ji/ily/red)

Bacaan Lainnya

Kunjungan Sekda Agus Dwi Saputra ke Stan Bapenda Sumenep Warnai Semarak MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

Angkat Tema Keraton, Raja hingga Sultan Nusantara Siap Hadiri Madura Ethnic Carnival 2026 di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Ethnic Carnival (MEC)...

Bupati Sumenep Apresiasi Pelestarian Tatorbangan di Desa Torbang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tradisi Tatorbangan kembali digelar...

MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta dari Berbagai Daerah Bakal Unjuk Kreativitas Bertema Keraton Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ajang Madura Ethnic Carnival...

DRT The Big Family Sumenep Tunjukkan Kepedulian terhadap Seni Tradisional Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dukungan terhadap pelestarian seni...

HM Family Dukung Pelestarian Budaya Musik Tong-Tong se-Madura dengan Jadi Sponsor Sabda Alam Pamekasan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peran dunia usaha dalam...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *