PASANG IKLANMU DISINI

Anggota DPRD Sumenep Hairul Anwar Berharap Pemerintah Hadirkan Cukai Murah

Pada
Anggota DPRD Sumenep, Hairul Anwar
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairul Anwar berharap kepada pemerintah untuk menghadirkan cukai murah sebagai solusi menjamurnya peredaran rokok ilegal.

Bagi anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sumenep ini menilai, bahwa banyaknya produsen rokok tanpa pita cukai ini akibat sulit dan mahalnya cukai itu sendiri.

IMG-20260617-WA0002

“Sebenarnya industri kecil rokok tanpa pita cukai tumbuh saat ini bukanlah ilegal, karena tembakaunya jelas membeli dari pedagang dan ada industri kreatif lewat bungkus serta pekerja. Hanya saja rokok yang dihasilkan tidak ada pita cukainya,” papar Hairul Anwar. Selasa (08/10/2024).

Untuk itu, kata Hairul familiar disapa, seharusnya pemerintah peka dan hadir di industri kecil itu, dengan cara mempermudah untuk membayar atau membeli cukai.

“Cukai murah itu akan menjadi solusi produsen rokok kecil untuk taat membayar cukai, sehingga ada pemasukan terhadap negara. Kalau cukai harganya tinggi maka menjadi beban berat untuk membelinya,” lanjutnya.

Hairul mengatakan, dan saat ini para pelaku produksi rokok tanpa pita cukai membutuhkan dukungan dari pemerintah agar tetap bisa bersaing di pasar. Apalagi produsen rokok lokal saat ini sedang menghadapi tekanan akibat pembatasan cukai murah yang dianggap menghambat bisnis dan meningkatkan biaya produksi.

Sebab berpendapat bahwa kebijakan ini membuat mereka sulit bersaing dengan perusahaan besar dan dapat memukul kelangsungan usaha kecil.

“Kalau pemerintah tidak hadir dalam urusan cukai murah, maka secara perlahan produsen rokok lokal akan sirna dan ekonomi masyarakat akan kembali terpuruk,” ungkap Hairul Anwar.

Maka dari itu, Hairul berharap pemerintah tidak menutup mata, dan harus memperjuangkan produsen rokok lokal agar memperoleh cukai murah supaya tidak diuber terus oleh petugas Bea Cukai.

“Kontribusi para produsen rokok lokal ini  sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah. Jadi, pemerintahan harus turun dan hadir dengan memberikan solusi yang tepat,” terang politisi dari fraksi PAN ini.

Bacaan Lainnya

Bupati Fauzi Usulkan Pembangunan Pos TNI AL di Masalembu, Anggota DPRD Sumenep Ahmad Juhairi Beri Dukungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong...

Achmad Fauzi Masuk Radar PDIP untuk Pilgub Jatim 2029

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Peta politik Jawa Timur...

DPRD Sumenep dan Pemerintah Daerah Bahas Penyesuaian APBD 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Bapemperda DPRD Sumenep Targetkan 31 Raperda Rampung Tahun Ini

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan...

Banggar DPRD Sumenep Dorong Program Perubahan APBD 2026 Segera Direalisasikan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD...

DPRD Sumenep dan Pemkab Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *