SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep semakin terdepan dan inovatif. Kini rumah sakit pelat merah milik kebanggaan masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura terus bertransformasi menjadi rumah sakit modern yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan pasien. Kamis (19/6).
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini juga sukses menerapkan metode Radio Frequency Ablation (RFA) untuk penanganan tumor tiroid jinak, sebuah prosedur non-bedah yang minim risiko, tanpa rawat inap, dan hanya menggunakan tusukan kecil seukuran jarum.
Penerapan layanan RFA yang berhasil dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menjadi rumah sakit pertama di Madura. Keberhasilan ini menandai lompatan besar dalam pelayanan medis yang dilakukan oleh rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kini juga melek digital. Digitalisasi layanan turut menjadi prioritas utama. Sistem antrean elektronik, pendaftaran daring ke poliklinik, hingga metode pembayaran non-tunai via virtual account kini telah diterapkan untuk memangkas antrean dan mempercepat proses administrasi pasien.
“Tentu semua ini untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien,” papar Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh.Anwar Sumenep Erfin Sukayati, M.Kes.
Di samping itu, rumah sakit umum daerah milik kebanggaan masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura ini juga menyediakan layanan spesialistik seperti poli nyeri, kemoterapi, dan patologi anatomi.
Bahkan Gedung Poli Terpadu yang modern dan ruang yang tunggu nyaman menjadi simbol komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas.
Selain itu, fasilitas tambahan pun terus dilengkapi, termasuk pengadaan CT scan kedua, layanan MRI, serta program sosial ‘La Sehat’ guna membantu transportasi pasien pulang ke rumah.
“Inovasi ini semakin memperkuat posisi RSUD Sumenep sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Pulau Madura,” terang Kasi Informasi RSUD dr. H. Moh.Anwar Sumenep Erfin Sukayati, M.Kes.


