SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus ditunjukkan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep melalui penyelenggaraan Gebyar 3M (Mutu, Mantap, Meriah). Kegiatan yang merupakan bagian dari program Aksi Mutu dan Keselamatan (Safety) tersebut resmi berakhir pada Senin (8/6/2026) di ruang pertemuan lantai 3 rumah sakit.
Penutupan acara berlangsung semarak dengan digelarnya lomba cerdas cermat yang menjadi agenda puncak sekaligus penentuan juara. Kompetisi ini tidak hanya menguji kecepatan peserta dalam menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi sarana mengukur pemahaman dan kesiapan sumber daya manusia rumah sakit dalam menerapkan standar mutu pelayanan kesehatan.
Peserta dari berbagai unit dan ruang pelayanan beradu kemampuan dalam menjawab materi yang berkaitan dengan mutu pelayanan, keselamatan pasien, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Suasana perlombaan berlangsung seru dan penuh semangat. Masing-masing tim mendapat dukungan dari rekan kerja mereka sehingga menambah antusiasme selama kompetisi berlangsung.
Meski dikemas dalam bentuk perlombaan, kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas, yakni memperkuat pemahaman seluruh tenaga kesehatan terhadap standar pelayanan yang wajib diterapkan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Ketua Panitia Gebyar 3M, drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, mengatakan bahwa lomba cerdas cermat menjadi media evaluasi sekaligus penguatan pemahaman peserta terhadap budaya mutu dan keselamatan pasien di lingkungan rumah sakit.
“Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengingat kembali sekaligus memperdalam pemahaman mengenai prinsip-prinsip mutu pelayanan, keselamatan pasien, PPI, dan K3 yang harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap Gebyar 3M tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan.
“Kami ingin seluruh tenaga kesehatan dan karyawan semakin memahami pentingnya mutu pelayanan, keselamatan pasien, PPI, dan K3. Dengan pemahaman yang baik, rumah sakit akan semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menghadapi proses akreditasi,” tambahnya.
Pada akhir kompetisi, Ruang PICU-NICU berhasil meraih Juara Umum I, diikuti Ruang ICU sebagai Juara II, dan Tim Casemix sebagai Juara III.
Lebih dari sekadar ajang perebutan gelar juara, Gebyar 3M menjadi wadah pembelajaran bersama yang bertujuan memperkuat budaya organisasi berbasis profesionalisme, keselamatan pasien, dan perbaikan mutu secara berkelanjutan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh jajaran rumah sakit yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, Gebyar 3M merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam membangun budaya mutu di seluruh lini pelayanan.
“Mutu pelayanan dan keselamatan pasien harus menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh SDM rumah sakit memiliki pemahaman yang sama dalam memberikan pelayanan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” katanya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan memerlukan proses yang berkesinambungan, mulai dari peningkatan kompetensi SDM, pembiasaan budaya kerja yang baik, hingga konsistensi dalam menjalankan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Karena itu, dr. Erliyati berharap semangat yang dibangun melalui Gebyar 3M dapat terus diterapkan di seluruh unit pelayanan. Dengan komitmen dan kerja sama seluruh tenaga kesehatan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep diyakini semakin siap menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan mengutamakan keselamatan pasien.

Tidak ada Respon