Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Dinkes P2KB Sumenep Tingkatkan Peran Desa dalam Penanggulangan TBC dan Kusta

Pada
Dinkes P2KB Sumenep Tingkatkan Peran Desa dalam Penanggulangan TBC dan Kusta. (foto drg. Ellya Fardasah, Kepala Dinkes P2KB Sumenep)
Dinkes P2KB Sumenep Tingkatkan Peran Desa dalam Penanggulangan TBC dan Kusta. (foto drg. Ellya Fardasah, Kepala Dinkes P2KB Sumenep)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus mengintensifkan upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program berbasis desa. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menggelar Evaluasi Program Desa Peduli dan Mandiri di Balai Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) tersebut bertujuan mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menemukan kasus penyakit menular sejak dini, khususnya Tuberkulosis (TBC) dan kusta. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengurangi stigma negatif terhadap para penyintas kedua penyakit tersebut.

IMG-20260617-WA0002

Evaluasi dihadiri Kepala Puskesmas Pragaan bersama jajaran, Camat Pragaan, unsur lintas sektoral, tim Leprosy & Tuberculosis Network Resource (LNR), serta Wakil Supervisor (Wasor) Provinsi Jawa Timur yang turut memberikan pendampingan dan materi.

Sejumlah unsur masyarakat juga ikut terlibat, mulai dari tenaga kesehatan desa, tim Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Pragaan, perangkat desa, kepala dusun, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Kehadiran para mantan pasien TBC dan kusta yang telah dinyatakan sembuh menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menegaskan bahwa keberhasilan Program Desa Peduli dan Mandiri sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengapresiasi keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang memiliki peran penting sebagai penyambung informasi kepada warga,” ujar Ellya.

Ia menjelaskan, kerja keras tenaga kesehatan bersama kader di lapangan telah meningkatkan penemuan kasus baru. Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah awal yang sangat menentukan agar pasien dapat segera menjalani pengobatan hingga tuntas.

“Keberhasilan program ini bukan hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan, tetapi juga dari kemampuan lingkungan sekitar dalam memberikan dukungan sehingga penderita dapat menjalani pengobatan tanpa rasa takut maupun dikucilkan,” katanya.

Sementara itu, tim Wasor Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa kehadiran mantan pasien TBC dan kusta menjadi bukti nyata bahwa kedua penyakit tersebut dapat disembuhkan. Mereka pun dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dan produktif di tengah masyarakat.

Melalui evaluasi ini, seluruh elemen di Desa Karduluk diharapkan semakin solid dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, stigma terhadap penderita TBC dan kusta dapat terus ditekan sehingga masyarakat tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala. Langkah tersebut sekaligus diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kabupaten Sumenep yang bebas dari TBC dan kusta.

Bacaan Lainnya

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk,...

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penuh Penghormatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *