Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan

Pada
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan. (foto Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah)
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan, Rujukan dan Fasilitas Terus Ditingkatkan. (foto Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas berbagai masukan masyarakat terkait akses layanan, terutama bagi ibu hamil dan pasien yang membutuhkan penanganan darurat.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellyah Fardasyah, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Nur Insan, menjelaskan bahwa mekanisme rujukan pasien dari wilayah kepulauan disesuaikan dengan lokasi fasilitas kesehatan yang paling mudah dijangkau.

IMG-20260617-WA0002

Menurutnya, masyarakat di Kecamatan Sapeken memiliki alternatif rujukan ke rumah sakit di Banyuwangi maupun Bali karena jarak tempuh yang lebih dekat. Selain itu, banyak pasien yang juga memiliki keluarga di kedua daerah tersebut sehingga proses pendampingan menjadi lebih mudah.

“Untuk wilayah Sapeken, pasien memang dapat dirujuk ke Banyuwangi ataupun Bali sesuai kondisi dan kedekatan wilayah. Di sisi lain, kami juga telah memiliki Rumah Sakit Abuya di Pulau Kangean yang terus kami tingkatkan sarana dan prasarananya,” terangnya.

Ia berharap keberadaan Rumah Sakit Abuya mampu menangani lebih banyak kasus medis sehingga ketergantungan terhadap rujukan ke rumah sakit di luar wilayah kepulauan dapat semakin berkurang.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, seluruh puskesmas di wilayah kepulauan kini telah dilengkapi dengan alat Ultrasonografi (USG). Fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendeteksi risiko kehamilan sejak dini sehingga tenaga kesehatan dapat menentukan langkah penanganan yang tepat sebelum proses persalinan.

“Seluruh puskesmas di kepulauan sudah memiliki alat USG. Dengan pemeriksaan lebih awal, risiko kehamilan bisa diketahui sejak dini sehingga penanganannya dapat dipersiapkan secara optimal,” jelasnya.

Dinkes P2KB juga memastikan ketersediaan tenaga medis di wilayah kepulauan dengan menempatkan dokter umum dan dokter gigi di setiap puskesmas. Sementara itu, Rumah Sakit Abuya diperkuat oleh tujuh dokter spesialis yang bertugas melalui sistem kontrak.

Selain memenuhi kebutuhan tenaga medis saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menyiapkan program pendidikan dokter spesialis bagi putra daerah. Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di kawasan kepulauan.

Terkait rencana pengadaan ambulans laut, pihaknya menegaskan bahwa pemerintah daerah masih terus mengupayakan realisasinya. Pemkab Sumenep telah menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat karena pengadaan sarana tersebut memerlukan anggaran yang cukup besar.

Menurutnya, ambulans laut tetap menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat evakuasi pasien dalam kondisi darurat. Namun, di sisi lain pemerintah juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan di kepulauan agar jumlah rujukan ke luar daerah dapat ditekan.

Dinkes P2KB mengimbau seluruh ibu hamil agar rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mendeteksi potensi komplikasi sejak dini sehingga keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin.

Bacaan Lainnya

Dinkes P2KB Sumenep Tingkatkan Peran Desa dalam Penanggulangan TBC dan Kusta

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk...

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penuh Penghormatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *