PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026 di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.
Sebanyak 30 mahasiswa akan menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat selama 50 hari di Desa Sikasur dan Desa Sodong Basari. Dalam pelaksanaannya, mereka membawa sekitar 150 program inovasi yang difokuskan pada penguatan kelembagaan desa, pengembangan agroindustri, serta tata kelola pariwisata yang berkelanjutan.
Penerimaan mahasiswa KKN berlangsung di Balai Desa Sikasur pada Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ir. Much. Taufik Hermawan, S.Hut., M.Si., perwakilan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kecamatan Belik, Pemerintah Desa Sikasur dan Desa Sodong Basari, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kehadiran mahasiswa UGM di Kecamatan Belik merupakan bagian dari pelaksanaan KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 yang melibatkan 8.178 mahasiswa. Mereka tersebar di 298 unit yang mencakup 274 kecamatan, 132 kabupaten/kota, dan 32 provinsi di seluruh Indonesia.
Kabupaten Pemalang menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai lokasi pengabdian karena dinilai memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, agroindustri, dan pariwisata berbasis masyarakat.
Koordinator Mahasiswa Unit KKN, Deni Rizqi Pradeta, menjelaskan bahwa timnya mengangkat tema “Sinergi Penguatan Kelembagaan dan Inovasi Agroindustri dalam Mewujudkan Tata Kelola Pariwisata Berkelanjutan di Desa Sikasur dan Desa Sodong Basari.”
Menurut Deni, tema tersebut diwujudkan melalui sekitar 150 program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan pemetaan kebutuhan masyarakat setempat. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (rto)

Tidak ada Respon