SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 pada Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pencanangan gerakan sekolah bebas sampah plastik.
Upacara yang berlangsung di halaman sekolah dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Ambunten, Drs. Rafiudin, M.Pd, selaku pembina upacara. Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan penuh khidmat.
Dalam amanatnya, Rafiudin membacakan sambutan Menteri Pendidikan Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pendidikan yang memberikan dampak nyata serta relevan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik.
Selain memperingati Hardiknas, SMA Negeri 1 Ambunten juga memanfaatkan momentum tersebut untuk meluncurkan program lingkungan bebas sampah plastik. Program ini menjadi bagian dari komitmen menciptakan suasana belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rafiudin menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi seluruh warga sekolah. “Diperlukan kerja sama dan sinergi semua pihak agar lingkungan belajar yang bersih dan sehat dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai langkah nyata, sekolah menerapkan aturan larangan membawa makanan dan minuman dalam kemasan plastik. Sebagai alternatif, seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan tumbler sebagai wadah minum sehari-hari.
Ia berharap, gerakan ini mampu menjadi upaya konkret dalam menekan penggunaan plastik sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
“Harapannya, sekolah ini benar-benar terbebas dari sampah plastik dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Program tersebut mendapat respons positif dari seluruh peserta upacara. Guru, karyawan, dan siswa menunjukkan komitmennya dengan membawa tumbler masing-masing sebagai simbol dukungan terhadap kebijakan tersebut.
Melalui gerakan ini, SMA Negeri 1 Ambunten optimistis dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada para siswa.
![]()


