SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong penguatan keamanan wilayah perairan dengan mengusulkan pembangunan Pos TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Kepulauan Masalembu.
Usulan tersebut disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., melalui surat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) di Jakarta tertanggal 31 Agustus 2026. Surat bernomor 200.1.3.1/5/401/2026 itu berisi permohonan pembangunan Pos TNI AL di wilayah Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat posisi Kepulaun Masalembu yang memiliki nilai strategis dalam aspek keamanan dan aktivitas kemaritiman. Kawasan tersebut berada di wilayah perairan bagian utara Jawa Timur dan menjadi bagian dari jalur pelayaran yang memiliki aktivitas cukup tinggi.
Selain memiliki potensi perikanan, perairan Masalembu juga menjadi salah satu kawasan yang dilalui lalu lintas perdagangan. Karena itu, keberadaan unsur pengamanan laut di wilayah tersebut dinilai dapat memperkuat pengawasan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pesisir.
Dalam usulannya, pembangunan Pos TNI AL diharapkan dapat mendukung berbagai tugas kemaritiman, mulai dari intelijen maritim, operasi keamanan laut, penanganan kondisi darurat, penegakan hukum di laut hingga pembinaan potensi maritim.
Usulan tersebut mendapat apresiasi dari anggota DPRD Sumenep asal Kepulauan Masalembu, Ahmad Juhairi, S.IP., M.Phil. Ia menilai kehadiran Pos TNI AL merupakan kebutuhan yang telah lama diharapkan masyarakat, terutama kalangan nelayan.
Menurutnya, masyarakat Masalembu selama ini menghadapi berbagai persoalan di wilayah perairan. Salah satunya terkait aktivitas kapal penangkap ikan yang menggunakan alat tangkap yang berpotensi merusak ekosistem laut.
Selain persoalan aktivitas penangkapan ikan, kondisi geografis Masalembu juga membuat masyarakat menghadapi risiko kecelakaan laut. Kehadiran aparat yang memiliki kewenangan di bidang keamanan dan keselamatan laut dinilai dapat mempercepat penanganan apabila terjadi keadaan darurat.
“Keberadaan Pos TNI Angkatan Laut ini merupakan salah satu institusi negara yang sangat diharapkan masyarakat Masalembu, khususnya masyarakat nelayan,” jelas Ahmad Juhairi, Selasa (1/9).
Anggota DPRD asal Kepulauan Masalembu ini berharap usulan yang telah disampaikan Bupati Sumenep tersebut mendapat respons positif dari KSAL dan instansi terkait. Dengan demikian, pembangunan Pos TNI AL di Kepulauan Masalembu dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, kehadiran pos tersebut bukan hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat pesisir, pengawasan sumber daya kelautan, keselamatan pelayaran, serta penegakan hukum di wilayah perairan.
“Harapan masyarakat Kepulauan Masalembu akan hadirnya Pos TNI Angkatan Laut benar-benar segera terwujud,” harap Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, dari politisi Nasdem ini.

Tidak ada Respon