SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur berhasil menuntaskan Pertemuan Kecamatan (PK) II untuk Serah Terima Hasil Kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Wilayah (PISEW) tahun 2023 dari Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) kepada pemerintah desa pada 23 kecamatan penerima di Kabupaten Sumenep, Rabu (18/10/2023).
Ke 23 kecamatan penerima PISEW tahun ini yakni Gapura, Dungkek, Batuputih, Batang-batang, Nonggunong, Lenteng, Pragaan, Bluto, Giligenting, Batuan, Guluk-guluk, Kota, Kalianget, Talango, Raas, Arjasa, Kangayan, Sapeken, Ambunten, Pasongsongan, Dasuk, Rubaru, dan Manding.

Masing-masing kecamatan ada dua desa penerima. Sumenep untuk tahun 2023 ini menjadi kabupaten paling banyak di seluruh Indonesia yang menerima alokasi kegiatan PISEW dari Kementerian PUPR melalui aspirasi legislator DPR RI itu. Dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep ada 23 kecamatan yang menerima program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut.
Teddy Kreswanto dari perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur mengharapkan agar desa penerima kegiatan PISEW tahun 2023 di Kabupaten Sumenep memelihara keberadaan infrastruktur yang sudah dibangun.
“Keberadaan infrastruktur yang sudah dibangun melalui program PISEW itu dipelihara dengan baik supaya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Kalau seumpama terjadi kerusakan kami harapkan KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara) di desa itu dapat diaktifkan,” harapnya.
Menurut Teddy, karena program PISEW dari Kementerian PUPR melalui aspirasi anggota legislator DPR RI itu memiliki tujuan yang sangat mulia dalam rangka untuk memperlancar arus distribusi hasil pertanian, perkebunan di pedesaan.
“Dengan harapan dibangunnya infrastruktur melalui program PISEW di pedesaan itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sementara Asisten Tenaga Ahli Provinsi Jawa Timur Nuril Wahyudi juga berharap semoga infrastruktur yang sudah dibangun melalui kegiatan PISEW di tahun 2023 itu bisa bermanfaat kepada masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura.
“Semoga apa yang sudah kita bangun melalui program PISEW benar-benar bisa bermanfaat, bisa berumur panjang, bisa dinikmati oleh masyarakat di desa,” harap Nuril.
Pemerintah desa para penerima pun mengaku keberadaan infrastruktur kegiatan PISEW di Kabupaten Sumenep sangatlah bermanfaat kepada masyarakat di desanya. Pengakuan itu diungkapkan saat masing-masing Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) memberikan pemaparan pada Pertemuan Kecamatan II dan Serah Terima Hasil Kegiatan. (ilyas)

Tidak ada Respon