PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Ingin Egsol Jadi Pelopor Pelestari Budaya

Pada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Ingin Egsol Jadi Pelopor Pelestari Budaya
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gebyar anniversary Evergreen Songs Lover (Egsol) ke-5 yang dikemas Silaturahmi bersama Bupati Sumenep berlangsung khidmat di Taman Andhep Ashor Keraton Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD Sumenep, Kadisbudporapar, Kadiskominfo, dan para anggota Engsol.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Ingin Egsol Jadi Pelopor Pelestari Budaya

Seperti biasa, sebagai pembuka acara Anniversary Egsol ke-5, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan santunan kepada puluhan anak yatim seraya diiringi lagu sholawatan.

Kemudian Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan pemotongan tumpeng bersama Forkopimda dan ketua Engsol H.M. Kusnadi, S.H., M.H ( Mantan Kajari Majeni, Sulawesi Barat).

Pada kesempatan itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyanyikan 3 tembang karyanya sendiri berjudul manusia biasa, tanda tanya serta lagu sensasional yang ditonton jutaan orang di youtub yakni lagu mencintai tanpa dicintai.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan apresiasi sekaligus ucapan selamat anniversary kepada Evergreen Songs Lover (Egsol).

“Komunitas Egsol merupakan wadah pecinta tembang kenangan yang selama 5 tahun menguatkan komitmen, kebersamaan dan solidaritas. Selamat anniversary yang ke-5, semoga semakin termotivasi untuk meningkatkan tali silaturahmi,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurutnya, salah satu alasan yang membuat lagu kenangan begitu melekat dalam ingatan pecintanya adalah mengutamakan kualitas suara dan alunan musiknya sangat menenangkan.

“Melalui momen yang baik ini, saya mengajak Egsol menjadi pelopor untuk memformulasikan semangat bergotong-royong dengan semangat kebudayaan,” ajak Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ketua Egsol H.M. Kusnadi, S.H., M.H mengaku bersyukur, selama 5 tahun berhimpun dalam wadah paguyuban Engsol, anggotanya tetap kompak dan penuh kekeluargaan.

“Paguyuban nyanyi lagu nostalgia ini merupakan forum silaturahmi antar sesama pecinta tembang kenangan,” terang Kusnadi.

Bacaan Lainnya

Media Expo 2026 Dibuka di Sumenep, Kolaborasi Media Dorong Ekonomi Kreatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kolaborasi insan pers dalam...

Bupati Sumenep Minta Media Expo Tak Sekadar Hiburan, UMKM Harus Ikut Merasakan Manfaat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Tradisi dan Teknologi Berpadu, Diskominfo Sumenep Hidupkan Promosi Budaya Lewat Nongtong Bareng

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Kunjungan Sekda Agus Dwi Saputra ke Stan Bapenda Sumenep Warnai Semarak MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

Angkat Tema Keraton, Raja hingga Sultan Nusantara Siap Hadiri Madura Ethnic Carnival 2026 di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Ethnic Carnival (MEC)...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *