SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Bidan Sedunia yang diperingati setiap 5 Mei menjadi momentum untuk mengapresiasi peran besar bidan dalam pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak. Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa bidan memiliki posisi yang sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.
Menurutnya, tugas bidan mencakup berbagai tahapan penting, mulai masa kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan pascamelahirkan. Peran tersebut dinilai sangat menentukan dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.
Di Hari Bidan Sedunia 2026, Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati mengajak memperkuat komitmen bersama terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
“Peringatan ini menjadi pengingat bahwa bidan memiliki kontribusi besar dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi sekaligus mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan secara menyeluruh,” terangnya.
Lebih lanjut, dr. Erliyati menyebut tema yang diusung dalam peringatan tahun ini menggambarkan pentingnya keberadaan tenaga bidan yang profesional, kompeten, dan berkualitas di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Menurutnya, peran bidan tidak sebatas pada tindakan medis. Bidan juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi, pendampingan, hingga dukungan psikologis kepada ibu hamil beserta keluarganya.
“Pendekatan tersebut sangat penting untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan komprehensif,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh bidan yang bertugas di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil dan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dedikasi mereka dinilai menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat tanpa memandang lokasi.
Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati juga berharap, peringatan Hari Bidan Sedunia 2026 dapat menjadi motivasi bagi para bidan untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, bidan selalu hadir dalam berbagai fase penting kehidupan, mulai dari mendampingi kehamilan, proses persalinan, hingga memantau tumbuh kembang anak. Direktur rumah sakit pelat merah milik kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini juga mengapresiasi kepada seluruh bidan atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama ini.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh bidan yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan hati demi pelayanan terbaik bagi ibu, bayi, dan keluarga,” pungkasnya.

Tidak ada Respon