Menu

Mode Gelap
Aksi Kemanusiaan PMI Sumenep, Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Terima Bantuan Kepedulian Ramadan, Swiss-Belinn Manyar Berbagi dengan Anak-anak Sahabat Gempita Swara Semesta Jelang Hari Raya Idulfitri, Senyum Anak Yatim Warnai Program Belanja Baju Lebaran Baznas Sumenep Wujud Nyata Bismillah Melayani Bupati Fauzi untuk Kepulauan, Siapkan PLTS Berkapasitas 2 MW di Pagerungan Kecil dan Gili Labak Bulog Bersama BPP Pragaan Serap Hasil Panen Petani untuk Perkuat Ketahanan Pangan

JURNALIS INDONESIA · 23 Feb 2022 20:52 WIB

Melalui Beberapa Pertimbangan, Kajari Sumenep Restorative Justice Perkara Penganiayaan Hesni


 Melalui Beberapa Pertimbangan, Kajari Sumenep Restorative Justice Perkara Penganiayaan Hesni Perbesar

Melalui Beberapa Pertimbangan, Kajari Sumenep Restorative Justice Perkara Penganiayaan Hesni

JURNALIS INDONESIA, Sumenep – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Jawa Timur, Adi Tyogunawan melalui beberapa pertimbangan restorative justice perkara tindak pidana penganiayaan yang melibatkan tersangka dan korban masih dalam ikatan hubungan keluarga. Dasar hukum Undangan-Undangan RI No. 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI, Pasal 14 KUHA dan Peraturan Kejaksaan RI No 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif.

Bertempat di kantor setempat Rabu (23/2/2022) Kajari Adi Tyogunawan melaksanakan ekspose/pemaparan mengusulkan penghentian penuntutan atas perkara penganiayaan tersangka Hesni (47) perempuan, yang didampingi Kasi Pidum Irfan Mangale dan Penuntut Umum Nur Fajjriyah.

Untuk diketahui kasus yang melibatkan tersangka ini pada Jum’at 12 November 2021 lalu di Jalan Kampung Dusun Kranji Desa Ketupat Kecamatan Raas Sumenep melakukan penganiayaan terhadap saksi korban Maryam sehingga mengalami luka lecet pada daerah muka, pipi, telinga dan leher. Tersangka disangkakan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan atau denda paling banyak Rp4.500.

Kajari Adi Tyogunawan kepada mjinews.net mengutarakan usulan penghentian penuntutan perkara tersebut dengan beberapa pertimbangan yaitu antara tersangka dan saksi korban masih ada hubungan keluarga yaitu suami korban dan suami tersangka adalah adik abang.

“Kemudian, antara tersangka dan korban telah saling memaafkan,” ujar Kajari Adi.

Di samping itu syarat penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif telah terpenuhi. Atas usulan yang disampaikan Kajari Sumenep, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Dr. Fadil Zumhana yang memimpin ekspose secara virtual mengamini menyampaikan persetujuannya. Selain Jampidum, ikut hadir pula Wakajati Jawa Timur dan Aspidum Kejati Jawa Timur.

Selanjutnya, atas persetujuan Jampidsus juga, Kajari Sumenep terlebih dahulu akan melaporkan seluruh tahapan Restorative Justice ini ke Kejaksaan Agung dalam hal ini Jampidum secara berjenjang melalui Kajati Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Pak Jampidum setuju usulan kami untuk menghentikan penuntutan terhadap tersangka dimana mereka sudah saling memaafkan, masih ada hubungan keluarga dimana suami mereka abang adik, dan saat ini tersangka masih memiliki seorang anak balita berusia 3 (tiga) tahun yang pastinya memerlukan bimbingan dan kasih sayang ibunya,” jelas Kajari Sumenep seraya mendoakan semoga hubungan kekeluargaan mereka rekat kembali. (mji/red)

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Aksi Kemanusiaan PMI Sumenep, Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Terima Bantuan

13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Aksi Kemanusiaan PMI Sumenep, Puluhan Tukang Becak dan Pemulung Terima Bantuan

Kepedulian Ramadan, Swiss-Belinn Manyar Berbagi dengan Anak-anak Sahabat Gempita Swara Semesta

13 Maret 2026 - 22:12 WIB

Kepedulian Ramadan, Swiss-Belinn Manyar Berbagi dengan Anak-anak Sahabat Gempita Swara Semesta

Ratusan Takjil Gratis Dibagikan kepada Pasien dan Penjenguk di RS Comal Baru Pemalang

12 Maret 2026 - 12:10 WIB

Semangat Berbagi Tanpa Batas, Bani Insan Peduli Kembali Rangkul Ribuan Warga Sumenep Jelang Lebaran

10 Maret 2026 - 23:56 WIB

Peduli Sosial, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Bersama Mantan Sekda Sumenep Edy Rasyadi Santuni Lansia

9 Maret 2026 - 23:54 WIB

BIP Cetak Rekor MURI, Jurnalis Indonesia Apresiasi Kiprah Sosialnya: Semoga Terus Berkontribusi dan Menginspirasi

9 Maret 2026 - 00:57 WIB

Trending di JURNALIS INDONESIA

Sorry. No data so far.