PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Parade Musik Tong-tong Sumenep Peringati Bulan Bung Karno Disaksikan Ribuan Penonton

Pada
Parade Musik Tong-tong Sumenep Peringati Bulan Bung Karno Disaksikan Ribuan Penonton
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ribuan orang dari berbagai daerah banjiri acara Parade Musik Tong-tong yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memperingati bulan Bung Karno, Senin (10/06/2024).

Acara yang dimotori Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep dimeriahkan oleh 7 grup musik tong-tong bahkan disiarkan langsung dari garis start Lapangan Giling melalui Channel YouTube Kominfo Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Rute Parade Musik Tong-tong bertajuk Sumenep Pentahelix  semarak Juni Bulan Bunga Karno start dari Lapangan Giling hingga Taman Potre Koneng Kraton Sumenep (Taman Bunga).

Parade Musik Tongtong menampilan sebanyak tujuh kelompok musik tradisional, yakni Angin Ribut, Telaga Biru, Lanceng Spektra, Tinker Bell, Peccot Ngamok, Nawasena dan Lendhu Sagara.

Pantauan di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Sekretaris Daerah, Kepala Disbudporapar Sumenep, sejumlah pimpinan OPD dan lainnya.

Dengan adanya Parade musik tongtong, ratusan PKL ketiban berkah memasarkan jualannya di sepanjang rute, mulai dari Lapangan Giling -Taman Potre Koneng.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, Pemerintah daerah menampung aspirasi para pemain musik tradisional ini yang antusias untuk mengikuti festivalnya saat momentum peringatan bulan Bung Karno.

“Parade musik tongtong 2024 ini merupakan rangkaian kegiatan Juni bulan Bung Karno. Sebab 1 Juni hari lahirnya Pancasila, 6 Juni hari lahirnya Bung Karno dan 21 Juni wafatnya Bung Karno, sehingga disebut sebagai “Bulan Bung Karno,” ujar Bupati Sumenep.

Kadis Moh. Iksan mengatakan, festival musik tong-tong bagian untuk menggairahkan kebudayaan masyarakat madura khususnya Kabupaten Sumenep, apalagi musik tradisional itu telah diakui milik masyarakat Kabupaten Sumenep sebagai warisan budaya tak benda oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Jadi mari, kita lestarikan budaya dan tradisi yang sangat berharga ini sebagai identitas dan jati diri,” ajaknya.

Pihaknya memastikan, setiap kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Kalender Event 2024, para pelaku UMKM selalu dilibatkan.

“Setiap event yang diselenggarakan melalui Kalender Event menjadi kesempatan untuk para pelaku UMKM Sumenep memasarkan produk jualannya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Kunjungan Sekda Agus Dwi Saputra ke Stan Bapenda Sumenep Warnai Semarak MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

Angkat Tema Keraton, Raja hingga Sultan Nusantara Siap Hadiri Madura Ethnic Carnival 2026 di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Ethnic Carnival (MEC)...

Bupati Sumenep Apresiasi Pelestarian Tatorbangan di Desa Torbang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tradisi Tatorbangan kembali digelar...

MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta dari Berbagai Daerah Bakal Unjuk Kreativitas Bertema Keraton Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ajang Madura Ethnic Carnival...

DRT The Big Family Sumenep Tunjukkan Kepedulian terhadap Seni Tradisional Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dukungan terhadap pelestarian seni...

HM Family Dukung Pelestarian Budaya Musik Tong-Tong se-Madura dengan Jadi Sponsor Sabda Alam Pamekasan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peran dunia usaha dalam...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *