PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Pemkab Sumenep Dipimpin Bupati Cak Fauzi Komitmen Rawat Budaya Macopat

Pada
Pemkab Sumenep Dipimpin Bupati Cak Fauzi Komitmen Rawat Budaya Macopat
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi memiliki komitmen untuk menjaga dan merawat budaya leluhur Mamaca atau Macopat.

Salah satu buktinya, Pemkab Sumenep, Sabtu (20/01/2024) malam, untuk memperkenalkan dan meningkatkan eksistensi seni budaya itu mengadakan Festival Macopat di Pendopo Agung Keraton.

Pada festival itu dengan menghadirkan ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Sumenep, sebagai upaya mengenalkan budaya Macopat kepada regenerasi, sehingga mereka mempunyai daya tarik untuk melestarikannya.

“Pemerintah daerah berusaha untuk mengenalkan Macopat lebih jauh tentang sejarah dan identitas daerah, dengan mewariskan nilai-nilai seni budaya kepada generasi muda,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Festival Macopat.

Generasi muda kata Bupati Cak Fauzi, melestarikan dan mewarisi Macopat sangat penting sebagai langkah nyata dalam menjaga kearifan budaya lokal untuk saat ini dan masa mendatang, sehingga tidak punah dan tergilas oleh kemajuan zaman.

“Diharapkan, pelajar atau generasi muda peduli untuk melestarikan, menjaga dan memelihara Macopat dengan mengembangkan nilai budaya itu,” ajak Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Cak Fauzi berharap, festival yang baru pertama diadakan tahun 2024 ini sebagai media edukasi kepada para pelajar dan generasi muda, untuk bersama-sama mengangkat seni budaya agar diminati generasi muda, karena saat ini, penggiat Macopat hanya dilakukan oleh usia lanjut.

“Apalagi, perkembangan teknologi yang semakin pesat telah membuat banyak budaya daerah tergerus. Oleh karena itu, melestarikan budaya daerah sangat penting dilakukan demi memelihara nilai-nilai tradisional yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bahkan, festival yang dihadiri oleh siswa SMA ini tidak hanya menampilkan Macopat oleh kelompok Setia Kawan Desa Parsanga Kecamatan Kota, namun juga Tari Sintung yang berasal dari Dusun Batang Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten, dan Topeng Dalang oleh Rukun Pewaras Kecamatan Dasuk, sehingga Festival Macopat, tari dan musik tradisional itu, bisa menjaga kearifan seni budaya Kabupaten Sumenep.

“Pemerintah daerah tentu saja mendorong kegiatan seni budaya dalam rangka melestarikannya, karena budaya daerah bisa memberikan nilai-nilai edukasi, seperti nilai-nilai religi, moral, dan pendidikan,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi.

Bacaan Lainnya

Antusiasme Warga Tinggi dan Disetujui Bupati, Bapenda Sumenep Perpanjang Masa Diskon Pajak hingga Desember 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar baik bagi masyarakat...

Media Expo 2026 Dibuka di Sumenep, Kolaborasi Media Dorong Ekonomi Kreatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kolaborasi insan pers dalam...

Bupati Sumenep Minta Media Expo Tak Sekadar Hiburan, UMKM Harus Ikut Merasakan Manfaat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Tradisi dan Teknologi Berpadu, Diskominfo Sumenep Hidupkan Promosi Budaya Lewat Nongtong Bareng

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Kunjungan Sekda Agus Dwi Saputra ke Stan Bapenda Sumenep Warnai Semarak MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *