SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep tahun 2026 akan diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak yatim.
Melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep, sebanyak 757 anak yatim dijadwalkan menerima santunan dalam kegiatan bertajuk “Santunan 757 Anak Yatim – Prosesi Arya Wiraraja”.
Kegiatan tersebut rencananya digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB. Lokasinya berada di depan Masjid Jamik Sumenep dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Musik Tong-Tong KEN 2026.
Mengangkat tema “Berbagi Bahagia, Menjaga Harapan Generasi Sumenep”, kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan manfaat sosial secara langsung.
Para penerima santunan berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Untuk memastikan proses pendataan berjalan terarah, pendaftaran dilakukan secara daring dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, puskesmas, SD/MIN, serta TK/RA.
Selain santunan bagi anak yatim, BAZNAS Sumenep juga menyiapkan dukungan berupa voucher bagi pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Sumenep dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sehingga dana yang dihimpun dapat disalurkan dan dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Beragam Program Pemberdayaan
Kepedulian BAZNAS Sumenep tidak hanya diwujudkan melalui santunan anak yatim. Sejumlah program sosial dan pemberdayaan juga terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat di berbagai sektor.
Di bidang sosial, terdapat program Sumenep Peduli yang salah satunya diwujudkan melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga kurang mampu.
Sementara dalam sektor pendidikan, BAZNAS menjalankan Beasiswa Cendekia BAZNAS yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Pada bidang kesehatan, bantuan medis serta kegiatan sosial seperti khitanan massal gratis juga menjadi bagian dari program yang dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep.
Program pemberdayaan lainnya berupa Kurban Berkah Berdayakan Desa. Program ini diarahkan agar manfaat ibadah kurban dapat menjangkau masyarakat yang berada di wilayah pelosok maupun daerah yang sulit dijangkau.
BAZNAS Sumenep juga memberikan perhatian terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui bantuan usaha bagi pelaku UMKM mikro. Di sisi lain, bantuan sosial tetap disalurkan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Memaknai Hari Jadi dengan Kepedulian
Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial, tidak sebatas kegiatan seremonial.
Di tengah kemeriahan Festival Musik Tong-Tong KEN 2026, kehadiran 757 anak yatim diharapkan turut memberikan warna tersendiri. Santunan yang diberikan diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa mereka tetap mendapatkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat gerakan kepedulian sosial.
Semangat berbagi tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum Hari Jadi, tetapi terus berkembang menjadi gerakan bersama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Sumenep Maju Bermartabat.

Tidak ada Respon