SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep dalam rangka memperingati Hari Parlemen menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu pagi tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta menambah semarak kegiatan yang tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga membangun kedekatan antarelemen daerah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang melepas peserta JJS, menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan dan pilihan politik. Menurutnya, seluruh elemen daerah perlu mengedepankan kepentingan masyarakat demi mendukung pembangunan Kabupaten Sumenep.
Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyampaikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja sama. Sebaliknya, kebersamaan harus menjadi landasan dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Pagi ini kita tunjukkan, politik itu bukan soal perbedaan, politik itu soal kebersamaan. Kita jalan bareng, sehat bareng, untuk Sumenep bareng-bareng,” kata Fauzi.
Ia menjelaskan, kegiatan JJS dapat menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dalam suasana santai dan penuh keakraban. Melalui interaksi tersebut, komunikasi dan sinergi diharapkan semakin kuat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
“DPRD dan Pemkab harus satu langkah, satu keringat, satu tujuan. Kalau kita sehat, kerja kita untuk rakyat jadi lebih kuat,” ujarnya.
Cak Fauzi juga mengingatkan bahwa perbedaan partai politik dan pilihan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tidak merusak hubungan persaudaraan ataupun menghambat kerja sama dalam memperjuangkan kepentingan publik.
“Jangan biarkan perbedaan membuat kita berjarak. Beda partai biasa, beda pilihan biasa, tapi untuk Sumenep, kita tidak boleh berpecah,” tegasnya.
Menurutnya, kedekatan antara pejabat publik dan masyarakat perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi warga. Selain mendorong kebiasaan berolahraga, kegiatan semacam ini juga memberikan kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan menumbuhkan gagasan bagi kemajuan daerah.
“Ini contoh politik yang humanis. Turun ke jalan, bertemu masyarakat, olahraga bersama. Dari yang sehat ini, lahir ide-ide sehat untuk pembangunan,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Cak Fauzi hadir bersama pimpinan DPRD dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start, yang kemudian diikuti ribuan peserta menyusuri rute JJS.
Peringatan Hari Parlemen melalui kegiatan olahraga bersama ini juga menjadi kesempatan untuk mendekatkan lembaga legislatif dengan masyarakat. Kehadiran berbagai kelompok warga mencerminkan pentingnya ruang kebersamaan yang terbuka dan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain sebagai sarana mempererat silaturahmi, JJS diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi modal sosial untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Tidak ada Respon