PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang mengadakan Peresmian Perdana Desa Binaan Imigrasi Pemalang dan sekaligus sosialisasi Desa Binaan Imigrasi dalam rangka untuk pencegahan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di Kantor Kelurahan Sugiwaras, Kamis (13/6/2024).
Pada acara Peresmian Perdana Desa Binaan Imigrasi Pemalang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang Ari Widodo, Kasubag Umum dan Kepegawain Muh. Zaidin Narasumber Ali Imron dari PT. NCM, Istiati Lurah Sugih Waras dan para peserta sosialisasi.
![]()
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi untuk masyarakat di Kelurahan Sugiwaras bagi yang ingin bekerja di luar negeri dalam pembuatan dokumen seperti Pasport dan lainnya. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang Ari Widodo kepada awak media saat jumpa pers.
“Hari ini kami dari Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang meresmikan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Kelurahan Sugihwaras Pemalang ini dan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri,” ujarnya.
Lebih lanjut Ari Widodo menjelaskan agar masyarakat khususnya masyarakat di Kelurahan Sugihwaras ini dapat membuat dokumen secara benar dan yang dibutuhkan oleh si pekerja yang akan keluar negeri dan langsung ke kantor Imigrasi setempat agar terhindar dari TPPO dan TPPM.
“Dan jangan sampai nantinya masyarakat Kelurahan Sugihwaras yang akan kerja ke luar negeri jadi korban dari TPPO dan TPPM, dan kegiatan atau pembentukan Desa Binaan Imigrasi yang seperti ini akan terus dibentuk dan disosialisasikan di Desa dan Kelurahan Kelurahan lainnya di Kabupaten Pemalang,” harapnya.
Sementara Istiati Lurah Sugihwaras Kabupaten Pemalang sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh Kantor Imigrasi Kelas 1 Pemalang untuk masyarakat Kelurahan Sugihwaras.
“Sehingga menambah wawasan masyarakat kami yang ingin bekerja diluar negeri untuk terhindar dari Korban Tindak Pidana Penjualan Orang dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPO & TPPM),” harap Istiati. (dar)


