PASANG IKLANMU DISINI

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

Pada
Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Faisal Muhlis
Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Faisal Muhlis
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep mulai mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan sistem transaksi elektronik di berbagai sektor layanan publik, Kamis (30/4).

Upaya tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Faisal Muhlis, sebagai bagian dari langkah memperkuat koordinasi lintas sektor dengan melibatkan sejumlah instansi dan unsur masyarakat dalam forum strategis.

IMG-20260617-WA0002

Menurutnya, penggunaan sistem transaksi digital menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus memperkuat transparansi.

“Ini merupakan upaya bersama untuk membawa Kabupaten Sumenep menjadi lebih maju. Penerapan transaksi elektronik tidak hanya berdampak pada peningkatan PAD, tetapi juga menciptakan sistem yang lebih transparan dan dapat dipercaya,” jelas Faisal.

Ia menegaskan, digitalisasi transaksi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus diterapkan demi mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan modern.

Menurutnya, sistem elektronik mampu mengurangi potensi kebocoran pendapatan daerah sekaligus meningkatkan penerimaan secara lebih terukur dan efisien.

Dalam pelaksanaannya, DPRD Sumenep turut menggandeng berbagai pihak, di antaranya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), BPRS, hingga PC PMII Sumenep.

Keterlibatan sejumlah elemen tersebut dinilai penting untuk memperkuat implementasi kebijakan agar berjalan optimal di lapangan.

“Kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat menjadi faktor penting agar kebijakan ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” terangnya.

Pihaknya menyebut telah memberikan sejumlah masukan konstruktif guna mendukung penerapan transaksi elektronik di berbagai sektor pelayanan.

Ia berharap sinergi antarlembaga tersebut mampu menjadi langkah awal dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, transparan, dan memiliki daya saing.

“Pelibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kami membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

MCF 2026 Jadi Etalase Produk Lokal, Wabup Sumenep Minta UMKM Terus Berinovasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong...

Wabup Sumenep Kunjungi Stan Kecamatan Masalembu di MCF 2026 yang Tampilkan Ragam Kuliner Tradisional Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kekayaan kuliner masyarakat kepulauan...

Wabup Sumenep Tinjau Stan Bappeda di MCF 2026, Apresiasi Konsep Kreatif dan Informatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH....

Melalui MCF 2026, Pemkab Sumenep Berhasil Tampilkan Kekayaan Budaya 12 Daerah Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Culture Festival (MCF)...

Dekat dengan Masyarakat, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Layanan Ini di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gelaran Madura Culture Festival...

Indeks Desa Sumenep Naik Signifikan, Ratusan Desa Berstatus Maju dan Mandiri

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *