PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Dinkes P2KB Sumenep Gelar Orientasi PGBT bagi Tim Asuhan Gizi Puskesmas Berkolaborasi dengan UNICEF dan UNUSA

Pada
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Kadinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono (dua dari kiri) didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Ellya Fardasah pada kegiatan Orientasi PGBT Bagi Tim Asuhan Gizi Puskesmas yang Berkolaborasi dengan UNICEF dan UNUSA. (foto/ist for Jurnalis Indonesia)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Orientasi Pengelolaan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) bagi Tim Asuhan Gizi Puskesmas setempat di salah satu hotel Kota Keris, Rabu (23/8/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan wujud komitmen dari Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep melalui Bidang Kesehatan Masyarakat dalam rangka penyediaan layanan kesehatan untuk Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) rujukan tingkat daerah kabupaten/kota tahun anggaran 2023.

IMG-20260926-WA0006
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah saat memberikan pemaparan (kiri). (foto/ist for Jurnalis Indonesia)

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono mengungkapkan, dalam kegiatan Orientasi PGBT ini pihaknya bahkan berkolaborasi dengan UNICEF dan UNUSA yang didatangkan sebagai narasumber.

Adalah sebagai narasumber dr. Karina Widowati, MPH, selaku Nutrition Officer UNICEF. Lalu Paramita Viantry, S.Gz, RD., M.Biomed dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Selain itu juga mendatangkan narasumber dari PKMK-Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yaitu Lutfiatul Chamidah, S.Gz.

“Sebagai peserta dalam kegiatan Orientasi PGBT kali ini dari sebanyak 13 Puskesmas di Sumenep yakni Puskesmas Arjasa, Kangayan, Masalembu, Sapeken, Nonggunong, Raas, Pamolokan, Pandian, Pasongsongan, Dasuk, Batuan, Moncek dan Talango. Dengan sasaran melibatkan Dokter Umum, Nutrisionis dan Bidan/Perawat,” terang Kadinkes P2KB Sumenep Agus Mulyono kepada Jurnalis Indonesia, (23/8).

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah menambahkan, target dan harapan dari kegiatan Orientasi PGBT itu terbentuknya Tim Asuhan Gizi yang kompeten dan berkesinambungan dalam usaha penanganan gizi buruk di Puskesmas ujung timur pulau Garam Madura.

“Sehingga peserta dapat memahami kebijakan pencegahan dan tatalaksana gizi buruk pada balita,” terang Ellya Fardasah kepada Jurnalis Indonesia, (23/8).

Kabid Ellya akrab disapa mengatakan, melalui kegiatan Orientasi PGBT tersebut juga dapat melakukan penemuan dini dan konfirmasi kasus gizi buruk pada balita.

“Termasuk dapat melakukan pengelolaan terintegrasi upaya penanggulangan gizi buruk pada balita di Kabupaten Sumenep,” papar Ellya. (ilyas)

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Dukung RUN IDI RUN sebagai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana Stadion Ahmad Yani...

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

RSUD Sumenep Raih Penghargaan Faskes Terbaik JKN 2026 Kategori Tipe B se-Madura Raya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kinerja RSUD dr. H....

Hadirkan Konsultasi Dokter hingga Cek Layanan Kesehatan Gratis, RSUD Sumenep Raih Apresiasi dan Stan Terbaik di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keikutsertaan RSUD dr. H....

RSUD Sumenep Jadi Lokasi Pembahasan Penguatan Pembangunan Kesehatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pengembangan layanan kesehatan di...

Kehadiran Stan RSUD Sumenep di MCF 2026 Disambut Antusias Pengunjung

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai malam...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *