SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMAN 1 Masalembu. Sekolah yang berada di wilayah Kepulauan Sumenep itu berhasil meraih peringkat Terbaik I dalam seleksi Lomba Video Pendek dan Mural Bertema Antikorupsi Tahun 2026 untuk Kampanye Pariwara Antikorupsi.
Capaian tersebut berdasarkan hasil seleksi yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep tertanggal 10 September 2026.
Dalam surat keputusan tersebut, SMAN 1 Masalembu ditetapkan sebagai Terbaik I sekaligus perwakilan Kabupaten Sumenep untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, posisi Terbaik II diraih SMAN 2 Sumenep dan Terbaik III ditempati SMAN 1 Sumenep.
Kepala SMAN 1 Masalembu, Ach. Wadih, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih para anak didiknya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kreativitas, kerja sama, dan semangat siswa dalam menyampaikan pesan antikorupsi melalui media yang edukatif.
“Kami bersyukur atas capaian ini. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Masalembu sekaligus masyarakat di Kepulauan Masalembu. Ini membuktikan bahwa anak-anak di wilayah kepulauan juga mampu berprestasi dan bersaing,” terang Ach. Wadih.
Ia menilai, lomba tersebut bukan sekadar ajang untuk memperoleh prestasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk memahami pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, integritas, dan keberanian menolak segala bentuk tindakan korupsi.
“Yang paling penting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana nilai-nilai antikorupsi itu benar-benar dipahami dan diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Ach. Wadih berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMAN 1 Masalembu untuk semakin berani berkarya dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga SMAN 1 Masalembu mampu meraih hasil terbaik dalam seleksi tingkat Kabupaten Sumenep.
“Kami akan berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tahapan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Mohon doa dan dukungan agar SMAN 1 Masalembu dapat kembali memberikan hasil terbaik dan membawa nama Kabupaten Sumenep,” katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan di wilayah kepulauan. Keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang bagi siswa SMAN 1 Masalembu untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Melalui karya video pendek dan mural bertema antikorupsi, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga ikut menyuarakan pentingnya membangun budaya integritas sejak lingkungan sekolah.
Kini, SMAN 1 Masalembu mendapat kesempatan membawa nama Kabupaten Sumenep ke tingkat Jawa Timur. Capaian itu diharapkan menjadi pemantik semangat bagi siswa dan tenaga pendidik untuk terus menghasilkan karya kreatif, edukatif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Tidak ada Respon