SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan prestasi di tingkat regional. Kali ini, Sumenep berhasil meraih juara pertama pada tiga kategori dalam Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa (FESyar) 2026.
Tiga kategori yang berhasil dimenangkan tersebut meliputi Wakaf, Keuangan Mikro Syariah, serta Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah.
Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Surabaya, Minggu (27/9/2026). Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, S.H., hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut dengan didampingi Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Sumenep, Salamet Supriyadi.
Wabup Imam Hasyim menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk semakin serius mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Menurutnya, penghargaan yang diraih bukan semata-mata menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi bukti pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Sumenep untuk terus memperkuat ekonomi syariah. Yang paling penting, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas dan berkelanjutan,” terangnya.
Wabup menegaskan, pengembangan ekonomi syariah tidak boleh berhenti pada pencapaian penghargaan. Pemerintah daerah perlu memastikan berbagai potensi yang dimiliki dapat dikembangkan melalui program yang memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin ekonomi syariah tumbuh secara nyata. Wakaf, keuangan mikro syariah, dan inklusi keuangan harus menjadi bagian dari upaya membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup Imam Hasyim menyebut sinergi antarpemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Sumenep.
Pemkab Sumenep, lanjutnya, akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan berbagai pihak terkait agar pengembangan ekonomi syariah dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik. Pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi agar ekonomi syariah semakin kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumenep,” pungkasnya.
Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada 25–27 September 2026 di Surabaya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital.”
FESyar merupakan salah satu agenda penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional. Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian acara tersebut, mulai dari forum diskusi, pameran, business matching, hingga kompetisi yang berkaitan dengan ekonomi dan budaya Islam.
Keberhasilan meraih tiga juara sekaligus menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Sumenep dalam pengembangan ekonomi syariah. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperluas program ekonomi syariah yang inklusif serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Tidak ada Respon