Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Gubernur Jatim Lakukan Penanaman Mangrove di Sumenep hingga Bansos

Pada
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan penanaman mangrove. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang langsung dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menggelar Festival Magrove ke VI, di pesisir pantai Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Selasa (26/12/2023). Pada kesempatan ini orang nomor satu Jatim ini pun membagikan berbagai kegiatan bantuan sosial (Bansos) di antaranya penyaluran bantuan untuk penyandang disabilitas, lansia serta zakat produktif.

Pada festival mangrove Gubernur Jatim melakukan penanaman sebanyak 22.500 bibit pohon mangrove untuk beberapa lokasi di Kabupaten Sumenep.

IMG-20260617-WA0002
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membagikan bantuan sosial (Bansos). (foto/ist)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Festival Magrove merupakan langkah nyata mengajak masyarakat melestarikan lingkungan, terutama untuk menyumbang oksigen.

“Masyarakat menanam pohon itu kalau perlu dilakukan setiap hari, sebagai bagian dari sedekah oksigen,” terang Gubernur Khofifah.

Gubernur Jatim mengajak masyarakat untuk ikut aktif merawat bibit pohon mangrove yang sudah ditanam, supaya kegiatannya benar-benar memberikan dampak positif bagi pelestarian  lingkungan.

“Bibit pohon magrove yang ditanam harus dirawat dengan baik, karena jika tidak terpelihara tentu saja tidak menghasilkan apapun atau tidak bermanfaat, jadi merawat apa yang sudah ditanam itu penting,” harap Gubernur Khofifah.

Sementara Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah mengatakan, pemerintah daerah mendukung pelestarian lingkungan, karena sebelumnya juga dilakukan penanaman 8.000 bibit mangrove yang tersebar pada 40 desa pesisir di wilayah daratan.

“Hutan magrove di Kabupaten Sumenep itu tersebar di beberapa desa, baik di wilayah kepulauan maupun daratan, sehingga keberadaan pohon mangrove sangat penting di daerah,” tutur Wabup Sumenep.

Berdasarkan data diterangkan, hutan mangrove di Kabupaten Sumenep terdapat di beberapa wilayah, yaitu 18.209 hektar di Pulau Kangean, 82 hektar di Pulau Paliat, 3.571 hektar di Pulau Sepanjang, 206 hektar di Pulau Sepangkur Besar, 186 hektar di Pulau Sepangkur Kecil, 484 hektar di Pulau Saobi dan beberapa hektar di pulau-pulau lainnya serta beberapa lokasi di wilayah daratan Kabupaten Sumenep.

“Semoga dengan Festival Mangrove ini, meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan pohon mangrove demi menjaga kelestarian lingkungan, dari ancaman bencana alam, seperti abrasi pantai dan kenaikan gelombang air laut,” harap Wabup Sumenep.

Bacaan Lainnya

Bappeda Sumenep Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI dengan Aksi Bersih Lingkungan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Brigjen TNI Kohir Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten, Harapkan Pemerataan Pembangunan di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Desa Ambunten, Kecamatan...

Nenek Juha, Warga Desa Nyabakan Timur, Berterima Kasih kepada Bupati Fauzi, Rumahnya Berhasil Direnovasi Baznas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nenek Juha, warga Desa...

Pemkab Sumenep dan TNI Pererat Kerja Sama, Fokus Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Sumenep Apresiasi Sinergi Polri dalam Mendukung Pembangunan Daerah di HUT Bhayangkara ke-80

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Pemprov NTB Tertarik Pelajari Inovasi Tata Kelola Pemerintahan di Kabupaten Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *