SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tingkat kepuasan masyarakat pada kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi dalam memimpin Kota Keris sangatlah tinggi berdasarkan hasil kajian dan survei dari Bappeda dan Universitas Brawijaya Malang pada Desember 2023.
Di mana, tingkat kepuasan masyarakat atas kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mencapai diangka 77 persen, sementara tidak puas hanya 18,8 persen.
“Masyarakat juga menilai pembangunan di Kabupaten Sumenep dalam kurun waktu 3 tahun terakhir juga sangat baik mencapai 77,9 persen. Sedangkan yang menyatakan tidak baik hanya sekitar 20 persen,” jelas Plt Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Yayak Nurwahyudi. Kamis (4/1/24).
Kepuasan itu, dari beberapa program Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang dinilai baik yakni biaya berobat/kesehatan yang mencapai 57,3 persen.
Selain itu, program lainnya dalam bidang biaya pendidikan dasar (SD, SMP) dengan presentase sebesar 14,7 persen dan sebesar 10,2 persen diasumsikan berhasil pada bidang pasokan listrik.
“Angka itu adalah bukti bahwa program pemerintah daerah menyentuh masyarakat Kabupaten Sumenep, salah satunya aspek kesehatan melalui program UHC yang dirasakan sangat positif oleh masyarakat,” terang Yayak.
Yayak lanjut mengungkapkan, program lain yang sukses yaitu membina kondisi keamanan dengan responden atau sebesar 87,9 persen, bahwa dalam satu tahun terakhir di Kabupaten Sumenep jarang terjadi kejadian atau konflik masyarakat antar.
“Kabupaten Sumenep cukup rukun dalam satu tahun terakhir, karena hanya 12,2 persen (Sering/Sangat Sering) yang merasa Kabupaten Sumenep kurang rukun dengan adanya konflik,” paparnya.
Sementara itu, terkait dengan pelayanan di bidang kependudukan sebesar 77,1 persen menganggap untuk mengurus surat kependudukan (KTP/KK/Pindah KTP, dan lain-lain) sangat mudah, efektif dan efisien, sehingga pelayanan publik di administrasi kependudukan cukup baik.
“Tentu saja tingginya kepuasan itu sejatinya bukan mengejar penghargaan melainkan untuk membangun daerah di segala sektor, namun pemerintah mengapresiasi keberhasilan program Bupati dengan memberikan penghargaan pada tahun 2023 mendapatkan 28 penghargaan baik regional maupun nasional,” ungkap Yayak.


