PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Bappeda Sumenep Dinobatkan Sebagai OPD Terbaik

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibawah kepemimpinan Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., dinobatkan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terbaik.

Bappeda menerima penghargaan sebagai Juara Terbaik I Kategori Kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Dharma Wanita Persatuan (DWP).

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto bersyukur atas penghargaan yang diterima OPD yang dipimpinnya.

“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan doa bersama. Terima kasih kepada semua yang telah berjuang bersama,” terang Arif Firmanto.

Arif Firmanto mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras serta kekompakan seluruh jajaran DWP dan staf serta do’a bersama selama ini.

“Semua ini tidak mungkin kita raih tanpa adanya kerjasama serta dukungan dari berbagai pihak yang ada di Bappeda. Mulai dari kebersihan serta perilaku hidup sehat lainnya,” papar Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto.

Bagi Arif Firmanto, penghargaan yang yang diterima adalah prestasi kebersamaan sehingga dirinya berharap dengan prestasi yang diraihnya ini menjadi cambuk penyemangat agar ke depannya lebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Hidup bersih dan sehat di tempat kerja. Bekerja dengan tubuh dan lingkungan yang sehat merupakan hal yang diinginkan dan hak asasi setiap pekerja, karena itu menjadi kewajiban semua pihak untuk ikut memelihara, menjaga dan mempertahankan kesehatan pekerja agar tetap sehat dan produktif dengan melaksanakan pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja,” jelas Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto.

Karena bagi Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto, bekerja itu tidak hanya bekerja melainkan juga lebih memperhatikan perilaku hidup sehat. Karena kesehatan menjadi kunci utama agar lebih produktif dalam bekerja.

“Dan perilaku hidup bersih dan sehat sudah menjadi radisi atau budaya yang tentu juga menjadi komitmen kita bersama,” ungkap Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto.

Sehingga menurutnya, jika sudah menjadi tradisi ataupun budaya, maka tidak ada alasan lagi bahwa perilaku tersebut berdasarkan paksaan melainkan sudah menjadi kebiasaan agar selalu berprilaku hidup bersih dan sehat ke depannya.

Bacaan Lainnya

Gunakan Bahasa Madura, Bupati Fauzi Ungkap Tren Positif Pembangunan Sumenep di Paripurna Hari Jadi ke-757

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Sepanjang 2026, Sumenep Dipimpin Bupati Cak Fauzi Ukir 16 Prestasi di Tingkat Regional dan Nasional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bupati Cak Fauzi Jadikan Hari Jadi ke-757 Sumenep sebagai Penguat Semangat Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757...

Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Pandan Sari di Segah Senilai Rp8,6 Miliar Dipertanyakan, Realisasi Fisik Jadi Sorotan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan proyek lanjutan rekonstruksi...

Bupati Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja Madura, Teguhkan Semangat Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kebesaran sejarah Madura kembali...

Hari Jadi ke-757 Sumenep, Kepala Bappeda: Tinggalkan Kebaikan Melalui Karya dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-757...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *