SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Puskesmas Guluk-Guluk di bawah naungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep yang kini dipimpin drg. Ellya Fardasah, M.Kes, diduga beroperasi bertahun-tahun tanpa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Senin (26/10/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun Jurnalis Indonesia, Dinkes P2KB Sumenep baru mengalokasikan anggaran senilai Rp400 juta pada tahun 2026 ini untuk belanja modal IPAL Puskesmas Guluk-Guluk.
Anggaran untuk IPAL Puskesmas Guluk-Guluk itu disebutkan bersumber dari APBD Perubahan tahun 2026.
Celakanya, Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, dikonfirmasi Jurnalis Indonesia malah bembisu.
Jurnalis Indonesia sudah menghubungi Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, via selulernya namun tidak merespon.
Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut seraya mengkonfirmasi sederet pengadaan barang dan jasa di Dinkes P2KB Sumenep di bawah kepemimpinan Ellya Fardasah yang berpotensi menjadi bancakan. (ily)

Tidak ada Respon