PASANG IKLANMU DISINI

BMKG Prediksi Cuaca Buruk, KSOP Kalianget Minta Operator Kapal Waspadai Cuaca Buruk 4–7 Maret 2026 Demi Keselamatan

Pada
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget mengeluarkan peringatan kewaspadaan terkait potensi cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di perairan Kalianget dan sekitarnya pada 4 hingga 7 Maret 2026.

Peringatan tersebut merujuk pada prakiraan cuaca maritim yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya. Dalam laporan itu disebutkan adanya potensi peningkatan tinggi gelombang serta kecepatan angin yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.

IMG-20260617-WA0002

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa kondisi perairan yang biasanya relatif aman berisiko menjadi kurang bersahabat selama periode tersebut. Oleh karena itu, seluruh pemilik kapal, operator, serta nakhoda diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau agar kapal, khususnya kapal tradisional seperti perahu nelayan, tongkang, dan kapal berbahan fiberglass, lebih berhati-hati menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, salah satu langkah antisipasi yang disarankan adalah menunda keberangkatan hingga kondisi cuaca dinilai aman. Selain itu, pelaku pelayaran juga diminta secara rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan setidaknya dua jam sebelum bertolak dan selama pelayaran berlangsung.

Apabila di tengah perjalanan cuaca memburuk, nakhoda diminta segera melapor kepada syahbandar terdekat serta berkoordinasi dengan kapal lain di sekitar lokasi guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Azwar Anas menambahkan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran. Ia berharap seluruh pihak mematuhi imbauan tersebut demi mencegah terjadinya kecelakaan di laut.

“Mematuhi regulasi pelayaran merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk disiplin terhadap peringatan ini,” tutupnya.

Bacaan Lainnya

Bakesbangpol Sumenep Intensifkan Pendidikan Politik Jelang Pilkades 2027

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai...

MCF 2026 Jadi Etalase Produk Lokal, Wabup Sumenep Minta UMKM Terus Berinovasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong...

Wabup Sumenep Kunjungi Stan Kecamatan Masalembu di MCF 2026 yang Tampilkan Ragam Kuliner Tradisional Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kekayaan kuliner masyarakat kepulauan...

Wabup Sumenep Tinjau Stan Bappeda di MCF 2026, Apresiasi Konsep Kreatif dan Informatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH....

Melalui MCF 2026, Pemkab Sumenep Berhasil Tampilkan Kekayaan Budaya 12 Daerah Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Culture Festival (MCF)...

Dekat dengan Masyarakat, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Layanan Ini di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gelaran Madura Culture Festival...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *