PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Bupati Fauzi Dampingi Mensos RI Kunjungi Balita Penderita Atresia Ani di Sumenep

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini datang ke Kabupaten Sumenep menemui Assyifa Aulia, balita penderita atresia ani atau tanpa lubang anus.

Kehadirannya itu, untuk mengetahui secara pasti kondisi kesehatan Assyifa Aulia  setelah anak itu menjalani operasi, sekaligus menyalurkan bantuan kepada orang tuanya.

IMG-20260926-WA0006

Mensos mengatakan, penanganan medis terhadap Assyifa, dilakukan secara berkelanjutan sejak tahun lalu dengan menjalani operasi dua kali, yakni pada September dan Desember, sedangkan operasi ketiga dijadwalkan Maret mendatang.

“Mudah-mudahan operasi ketiga tidak ada kendala, supaya As4syfa Aulia tidak ada lagi masalah kesehatannya terutama ganguan di pencernaannya,” kata Tri Rismaharini di sela-sela kegiatannya, di Kedai HK, Minggu (29/01/2022).

Anak itu dalam proses penyembuhan atau operasi, untuk pembiayaannya ditanggung oleh BPJS kesehatan, termasuk para dermawan yang membantu proses kesembuhannya, serta kitabisa.com.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, untuk mempermudah pengobatan anak penderita atresia ani atau masalah kesehatan anak yang lahir tanpa anus ini,” terang Mensos RI Tri Rismaharini.

Sementara, Mensos Tri Rismaharini dalam pertemuannya itu menyerahkan bantuan ATENSI senilai Rp12.350.000,- dan bantuan donasi Kitabisa.com senilai Rp70.612.300,- kepada Assyifa Aulia Susanti.

Assyifa Aulia Susanti merupakan anak pertama pasangan Susi Susanti (30) dan Iwan Supianto (29), asal Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean)

Sementara Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi menambahkan, jika kehadiran Mensos Tri Rismaharini menunjukkan bahwa pemerintah pusat dan daerah peduli untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengobatan Assyifa.

“Anak penderita atresia ani juga ada di kecamatan seperti Manding dan Batuan, namun yang jelas mereka telah mendapat perhatian pemerintah daerah dengan pendampingan untuk proses pengobatannya,” terangnya.

Assyifa Aulia yang belum genap berumur 3 tahun untuk kelanjutan operasi ketiganya diharapkan berjalan lancar tanpa ada kendala, karena pelaksanaan operasi ini bergantung dari pertimbangan kondisi balita yang bersangkutan.

“Dokter untuk melakukan operasi lanjutan perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan balita, jadi mudah-mudahan operasi ketiga bisa dilakukan Maret mendatang, supaya sistem pencernaannya berjalan lancar,” pungkas Bupati Ra Achmad Fauzi. (*ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4,5 Juta per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *