SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Camat Masalembu, Sumenep, Achmad Auzai Rahman dan Sekcam Masalembu Ainul Yakin kembali diketahui tidak masuk kantor sampai berhari-hari. Perilaku nakal sang camat bersama anak buahnya ini bukan kali pertama. Tapi sudah diketahui berkali-kali. Hanya sampai sekarang kelakuan pejabat bandel itu semakin menjadi-jadi tanpa sanksi.
Kali ini, selain Camat dan Sekcam, juga diikuti rame-rame oleh PNS lain pada kantor Kecamatan Masalembu yang tidak masuk kantor lantaran ada di daratan Sumenep. Pengakuan sang camat, PNS yang mengikuti jejak nakalnya itu adalah seorang Kasi dan Bendahara.

Ulah sejumlah pejabat yang hanya mengambil gaji tanpa memperhatikan tugas dan tanggungjawabnya kini kantor Kecamatan Masalembu seperti kandang. Bebas masuk semaunya tanpa aturan.
Imbasnya juga, beberapa ruangan pada kantor Kecamatan Masalembu, Sumenep, tak terurus. Ada yang layaknya kandang kambing.
Salah satu pejabat internal pada kantor Kecamatan Masalembu mengaku sangat miris terkait keberadaan kantor tempat dirinya berdinas.
“Iya beginilah kondisinya, mau gimana lagi, saya hanya bawahan,” katanya kepada Jurnalis Indonesia dilansir, Rabu (27/3/2024).
Diberitakan sebelumnya, kantor Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dipimpin Camat Achmad Auzai Rahman sangat memprihatinkan.
Bahkan Camat Masalembu ini seakan menjadi satu-satunya camat di kepulauan yang seakan tidak mengimplementasikan tagline Bismillah Melayani Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bagaimana tidak, Selasa (26/3/2024) sekitar pukul 09.00 WIB, saat Jurnalis Indonesia mendatangi kantor Kecamatan Masalembu yang dipimpin Camat Achmad Auzai Rahman sangat mengejutkan. Lantaran layaknya kuburan. Sepi tak berpenghuni dan kumuh.
Hanya ada satu pegawai PNS dan satu tenaga honorer perempuan yang merupakan asli orang Masalembu yang peduli sedang berada di kantor. Sedangkan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman bersama Sekcam Masalembu Ainul Yakin dan seorang Kasi dan Bendahara dan lainnya di kantor kecamatan setempat kompak tidak masuk ngantor berturut-turut hingga sekitar setengah bulan atau 15 hari lamanya.
Camat Masalembu bersama Sekcam dan beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) anak buahnya itu kompak tidak balik ke Pulau Masalembu tempat dirinya berdinas hingga tidak masuk kantor semenjak ikut rombongan pengiriman logistik pemilu ke Kabupaten Sumenep hingga kini.
Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman membenarkan bahwa dirinya bersama Sekcam Masalembu Ainul Yakin memang kompak tidak masuk kantor bersama 2 anak buah PNS lainnya karena lama ada di daratan Sumenep.
Alasan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman tetap seperti biasa, dalam rangka tugas di daratan Sumenep hingga sampai berturut-turut sampai sekitar 15 hari lamanya itu.
Kali ini alasan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman mengaku dalam rangka tugas keperluan mengurus CV untuk bantuan beras. “Terkait juga arus mudik dan lain sebagainya juga,” dalihnya via selulernya.
Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman juga mengaku dalam rangka tugas mengurus jaringan ke Infokom untuk jaringan di Masalembu yang lemot.
“Terus juga mengurus masalah PLN yang sampai saat ini belum ada kabar beritanya. Dan banyak yang harus saya urus di kabupaten,” akunya.
Kalau untuk Sekcam Masalembu, alasan Camat Masalembu lagi mengurus BLT DD di Kabupaten Sumenep. “Pak Sekcam lagi ngurus BLT DD, saya memang minta tolong Pak Sekcam untuk mengurus kegiatan yang di desa,” sebutnya.
Sementara untuk seorang Kasi dan Bendahara pada Kantor Kecamatan Masalembu yang juga ikut tidak masuk kantor bersama dirinya hingga berturut-turut sekitar 15 hari lamanya di daratan Sumenep sang Camat beralasan ada surat tugas darinya. (ily)


