PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Direktur RSUD Sumenep Ajak Masyarakat Cegah Penularan Penyakit dengan Budaya Cuci Tangan dan Bermasker

Pada
Direktur RSUD Sumenep Ajak Masyarakat Cegah Penularan Penyakit dengan Budaya Cuci Tangan dan Bermasker
Direktur RSUD Sumenep Ajak Masyarakat Cegah Penularan Penyakit dengan Budaya Cuci Tangan dan Bermasker
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, mengajak seluruh keluarga pasien yang berkunjung maupun menjaga pasien agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan diri, terutama dengan rutin mencuci tangan dan jika perlu pakai masker. Ajakan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penularan berbagai penyakit menular di lingkungan rumah sakit, Senin (18/8/2025).

Menurut dr. Erliyati, kasus keluarga pasien yang ikut menjaga justru ikut mengalami gejala sakit semakin sering terjadi. Hal ini, kata dia, tidak lepas dari kurangnya kesadaran menjaga kebersihan saat berada di ruang rawat.

IMG-20260617-WA0002

“Kami menemukan beberapa keluarga pasien yang ikut sakit ketika menjaga. Padahal, hal sederhana seperti cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah kontak dengan pasien. Jika perlu pakai masker sehingga dapat mencegah risiko penularan,” ujar dr Erliyati saat menangani keluarga pasien RSUD Sumenep yang juga terserang penyakit dan berobat di tempat prakteknya.

Dokter Erliyati menegaskan, RSUD Sumenep terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, namun partisipasi keluarga pasien juga sangat dibutuhkan.
Disiplin mencuci tangan, serta menjaga etika batuk dan bersin merupakan bentuk kepedulian bersama demi keselamatan pasien maupun pengunjung rumah sakit.

“Kesehatan pasien adalah prioritas, tetapi jangan lupa keluarga yang menjaga juga harus sehat. Dengan sama-sama menjaga kebersihan, kita bisa memutus rantai penyebaran penyakit menular,” ungkapnya.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, seharusnya hal kata Direktur RSUD Sumenep tidak dianggap sepele. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dan kebiasaan pakai masker bukan hanya melindungi pasien dari risiko infeksi, tetapi juga menjaga keluarga yang datang menjenguk tetap sehat.

Namun masih ditemukan banyak masyarakat yang menganggap remeh kebersihan diri ketika berada di rumah sakit. Padahal rumah sakit adalah tempat berkumpulnya berbagai jenis penyakit menular. Jika keluarga pasien abai terhadap kebersihan, risiko penularan bukan hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga bisa terbawa pulang ke rumah dan menulari anggota keluarga lainnya.

Karena itu, disiplin mencuci tangan bahkan jika perlu bermasker di lingkungan rumah sakit perlu menjadi budaya bersama. Sebab hal kecil bisa berdampak besar jika tidak mendapat atensi dan peran dari masing masing  keluarga pasien.

“Masyarakat harus mulai menyadari bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar kewajiban pribadi, melainkan tanggung jawab sosial demi memutus rantai penyebaran penyakit,” ajak Direktur RSUD Sumenep dr. Erliyati.

Bacaan Lainnya

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

RSUD Sumenep Raih Penghargaan Faskes Terbaik JKN 2026 Kategori Tipe B se-Madura Raya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kinerja RSUD dr. H....

Hadirkan Konsultasi Dokter hingga Cek Layanan Kesehatan Gratis, RSUD Sumenep Raih Apresiasi dan Stan Terbaik di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keikutsertaan RSUD dr. H....

RSUD Sumenep Jadi Lokasi Pembahasan Penguatan Pembangunan Kesehatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pengembangan layanan kesehatan di...

Kehadiran Stan RSUD Sumenep di MCF 2026 Disambut Antusias Pengunjung

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai malam...

Stan Dinkes P2KB Sumenep Diserbu Pengunjung untuk Cek Kesehatan Gratis di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *