PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

DKPP Sumenep Kembali Dinobatkan Terbaik Pertama Capaian PPH 2023 dari Bapanas

Pada
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP, M.Si, saat menerima penghargaan. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus menunjukkan capaian prestasinya.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten berjuluk Kota Keris yang dipimpin Arif Firmanto, S.TP, M.Si, kembali bikin bangga atas capaian prestasinya di tingkat nasional.

IMG-20260926-WA0006

Kali ini, DKPP Kabupaten Sumenep dibawah Kepemimpinan kepala dinas visioner ini berhasil dinobatkan sebagai terbaik pertama capaian skor pola pangan harapan (PPH) tahun 2023 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP, M.Si, (tiga dari kiri) saat menerima penghargaan. (foto/ist)

Melalui Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Andriko Noto Susanto, Bapanas menganugerahi penghargaan kepada Kepala DKPP Kabupaten Sumenep.

Penyerahan penghargaan di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (15/2) malam, yang diterima langsung oleh Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto mengatakan, penghargaan yang diterimanya bakal jadi cambuk dalam meningkatkan kinerja yang lebih baik.

“Penghargaan ini akan dijadikan cambuk agar kinerja ke depan bisa meningkat lebih baik,” terang Arif Firmanto.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP, M.Si, saat menerima penghargaan sebagai terbaik pertama capaian skor pola pangan harapan (PPH) tahun 2023 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). (foto/ist)

Menurutnya, penghargaan yang diraih itu merupakan buah manis dari kerja keras yang dilakukan selama ini. Utamanya berkaitan dengan program inovatif yang direalisasikan untuk pengembangan penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan di Kabupaten Sumenep.

Arif Firmanto menuturkan, selama ini, komponen yang ada di OPD yang dipimpinnya kompak bekerja sama mengoptimalkan realisasi program di DKPP Kabupaten Sumenep, mulai dari staf sampai pimpinan.

Bahkan juga pihaknya memaksimalkan kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep.

Alhasil dilanjutkan, kolaborasi dan sinergisitas yang terbangun mampu mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA). Yaitu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) 18/2012 tentang Pangan.

“Pada pasal 60 UU 18/2012 menyebutkan, pemerintah dan pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif, dan produktif,” paparnya.

Hasilnya, kesadaran masyarakat akan kualitas konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) semakin berkualitas sepanjang tahun 2023. Untuk itu, Badan Pangan Nasional ‘National Food Agency (NFA)’ memberikan apresiasi kepada provinsi dan kabupaten atau kota dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) terbaik.

Seperti yang berhasil dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat sebagai terbaik pertama capaian skor pola pangan harapan (PPH) tahun 2023 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto dalam mengapresiasi terhadap pemerintah kabupaten kota dan provinsi yang menerima piagam penghargaan.

Sebab, selama ini sudah berusaha bersama Bapanas dalam rangka menciptakan ketahanan pangan nasional. Sehingga dapat mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan.

“Bapanas konsisten mendorong edukasi konsumsi B2SA melalui berbagai gerakan. Sedangkan di hilir, Bapanas telah mengedepankan aspek keamanan pangan. Salah satunya, melalui perumusan standar keamanan pangan dan mutu pangan,” terangnya.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edy menambahkan, apresiasi merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah atas kolaborasi memperbaiki kualitas konsumsi pangan di daerah.

“Kami mengapresiasi kepada bapak dan ibu pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, atas kolaborasi dan kerja keras bersama untuk mendiversifikasikan konsumsi pangan di daerahnya,” tuturnya.

Sarwo menjelaskan, skor PPH tahun 2023 sebesar 94,1 yang mana capaian tersebut berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2023 yakni sebesar 94.

Pada momentum ini, NFA memberikan apresiasi kepada 4 Provinsi dengan capaian skor PPH melebihi target RPJMN 2023. (ily)

Bacaan Lainnya

Bappeda Sumenep Susun Strategi Baru Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Percepatan Ekonomi, Bidik Sektor Penggerak Utama

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Bappeda Sumenep Kenalkan Arah Pembangunan 2025–2029 Lewat Stan Bernuansa Keraton di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

KSOP Kalianget Aktif Edukasi Pelajar tentang Keselamatan Pelayaran, Disambut Antusias dan Tuai Apresiasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Matangkan RDTR, Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Satu Persepsi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Hadiri Pekan Literasi SMAN 1 Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Budaya Membaca dan Berkarya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Dr. H....

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *