PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Kebocoran pipa pvc 16 milik Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang yang ditanam di dalam tanah di pinggir-pinggir jalan besar (jalan protokol) atau pada jalan-jalan yang biasa dalam artian bukan jalan yang lebar kadang sering mengalami kebocoran.
Apalagi kalau dari pipa pvc 16 yang dipasang melalui sistem tanam didalam tanah ini di jalan yang sering dilalui dumtruck ataupun kendaraan roda empat dengan kapasitas tonase besar ini pasti bisa menyebabkan terjadi kebocoran pipa pvc 16 yang di tanam tersebut.
![]()
Hal ini tampaknya terjadi di jalan Raya Peguyangan Bantar Bolang pada Kamis malam. Setelah mendapatkan informasi dari warga sekitar, Tim URC (Unit Reaksi Cepat) dari bagian teknikal PDAM Tirta Mulia Pemalang langsung bergerak cepat dan tanggap memperbaiki.
Galih Baskoro selaku Humas PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang menyampaikan, tindakan cepat dan sigap itu dilakukan sebagai wujud bentuk pelayanan prioritas kepada masyarakat.
“Agar masyarakat dapat menikmati air bersih,” terangnya. Sabtu (30/12).
Menurutnya, pipa pvc yang pecah yang langsung ditindaklanjuti itu akibat dari kendaraan yang melintas bertonase besar.
“Dan tekstur tanah yang labil menyebabkan himpitan tanah ke pipa akhirnya jadi pecah karena adanya tekanan,” paparnya.
Tim teknik dari PDAM Kabupaten Pemalang dipaparkan, langsung bergerak cepat memperbaiki supaya masyarakat dapat menikmati air bersih kembali. (sus)