PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Gubernur Khofifah Kompak Tutup Mulut Soal Pelabuhan Masalembu Kewenangan Pemprov Jatim yang Rusak dan Membahayakan

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemprov Jatim yang dibiarkan rusak bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemprov Jatim yang dibiarkan rusak bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak kompak memilih diam atas persoalan jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dibiarkan rusak parah bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat. Rabu (25/3/2026).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil seakan tak peduli terhadap kerusakan jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangannya kendati sering menjadi keluhan masyarakat setempat lantaran keberadaannya membahayakan dan mengancam keselamatan.

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dikonfirmasi memilih bungkam enggan memberikan tanggapan terhadap persoalan serius yang dialami oleh warga kepulauan Masalembu itu.

Atas kondisi tersebut, warga setempat menilai Gubernur Jatim seakan menunjukkan ketidakpedulian terhadap warga Masalembu. Warga Masalembu hanya meminta tanggungjawab Gubernur Khofifah atas jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim itu.

“Warga Masalembu berharap Pemprov Jatim yang menjadi kewenangan dalam pelabuhan Masalembu harus segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Mengingat perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan pelabuhan seharusnya menjadi prioritas, terlebih di wilayah kepulauan Masalembu yang sangat bergantung pada akses transportasi laut,” desak warga Masalembu, Hasan.

Pelabuhan Masalembu sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pulau dengan wilayah luar. Kerusakan akses jalan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga keselamatan masyarakat setempat.

Warga Masalembu itu bahkan membandingkan dengan Pelabuhan Keramaian yang berada dibawah kewenangan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP Kelas III Masalembu yang sangat mulus dan nyaman dilewati.

“Masak iya Gubernur Jatim tidak malu dengan kondisi Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang hancur itu. Jika tidak segera ditangani, kondisi Pelabuhan Masalembu dikhawatirkan akan terus memburuk dan berpotensi menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

DPUPR Pemalang Lakukan Pengerukan Drainase Antisipasi Banjir di Jalan Pemuda

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga kelancaran aliran air...

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Kepala Bappeda Arif Firmanto dalam Penguatan PUG

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan...

Kepala Bappeda Sumenep Jadikan Musrenbang Sebagai Instrumen Hasilkan Program Pembangunan Berkelanjutan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan...

Gandeng Dua Perusahaan, Pemkab Sumenep Kembangkan Rantai Pasok Perikanan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep,...

Sinergi Pemkab Sumenep dan Poltera: Hadirkan Transportasi Laut Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan...

Bupati Cak Fauzi Ajak Kades Sumenep Inovatif Hadapi Tantangan Efisiensi Anggaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi...

IMG-20260320-WA0006