PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan optimisme masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan. Kondisi ekonomi yang penuh tekanan serta perubahan zaman yang semakin cepat dinilai harus dihadapi dengan semangat pantang menyerah dan kerja nyata.
Hal tersebut disampaikan Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan, H. Bambang Budianto, dalam momentum memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026). Menurutnya, Harkitnas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga pengingat bahwa bangsa Indonesia pernah bangkit dari berbagai kesulitan berkat kekuatan persatuan dan semangat perjuangan masyarakat.
Mengusung tema “Bangkit Bersama untuk Indonesia Maju”, H. Bambang Budianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Harkitnas sebagai dorongan dalam membangun harapan dan memperkuat kebersamaan demi masa depan bangsa yang lebih baik.
“Kebangkitan bangsa tidak cukup hanya diperingati melalui upacara dan seremoni. Semangat itu harus diwujudkan lewat kerja nyata, keberanian menghadapi perubahan, serta sikap pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia menilai, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi masa-masa sulit. Karena itu, masyarakat diminta tetap optimistis dan percaya bahwa bangsa Indonesia mampu terus berkembang menjadi negara yang maju dan berdaya saing.
“Dulu bangsa ini mampu melewati berbagai kesulitan karena rakyatnya memiliki semangat perjuangan yang kuat. Saat ini tantangannya memang berbeda, mulai dari kondisi ekonomi hingga persaingan global. Namun masyarakat tidak boleh kehilangan harapan. Kita harus terus bergerak dan yakin Indonesia bisa menjadi bangsa besar,” katanya.
Selain itu, H. Bambang Budianto juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa. Menurutnya, kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya perlu terus ditingkatkan agar Indonesia mampu bersaing di era perkembangan dunia yang semakin modern.
Ia menambahkan, semangat kebangkitan nasional bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga persatuan serta memperkuat perekonomian nasional.
“Harkitnas harus menjadi momentum kebangkitan bersama. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia melalui karya, usaha, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, diharapkan semangat persatuan, solidaritas, dan optimisme masyarakat semakin tumbuh sehingga Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan menuju bangsa yang mandiri, kuat, dan semakin maju.

Tidak ada Respon