Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Ketua DPRD Sumenep Minta Rumdin Dokter RSUD Abuya Lengkapi Fasilitas dan Difungsikan

Pada
Ketua DPRD Sumenep Harapkan Rumdin Dokter RSUD Abuya Lengkapi Fasilitas dan Difungsikan. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abdul Hamid Ali Munir, meminta rumah dinas (Rumdin) dokter RSUD Abuya yang berada di kepulauan agar difungsikan. Senin (6/5/2024).

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir menyatakan, seharusnya rumah dinas dokter di RSUD Abuya yang sudah dibangun segera ditempati.

IMG-20260619-WA0003

Rumah dinas dokter RSUD Abuya sudah dibangun sejak tahun 2023. Menurutnya, bangunan yang tidak berpenghuni itu cenderung cepat rusak.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir juga minta agar fasilitas pendukung pada rumah dinas dokter RSUD Abuya di kepulauan itu segera dilengkapi.

”Saran saya, sebaiknya rumdinnya ditempati. Apalagi, sudah terbangun sejak 2023 lalu. Kan sayang jika dibiarkan begitu saja tanpa ada yang menempati,” terang Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep Moh. Nur Insan mengaku rumdin dokter RSUD Abuya memang belum ditempati.

Menurutnya, rumah dinas dokter spesialis belum siap ditempati. Dan dokter spesialis di RSUD Abuya masih menempati rumah kontrak. Selain itu, jumlahnya juga terbatas. “Kami tetap sediakan kontrakan untuk ditempati mereka sementara waktu,” katanya.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep mengatakan, bahwa pada 2023 lalu memang sudah membangun tiga unit rumdin. Namun, keberadaannya belum bisa ditempati.

Sebab, penunjang sarana dan prasarananya belum lengkap. ”Kami belum lakukan pengadaan untuk tempat tidur dan sebagainya,” terangnya.

Menurutnya, jumlah rumdin dokter terbatas. Jumlah dokter spesialis di RSUD Abuya Kangean tujuh orang. Di antaranya, dokter spesialis penyakit dalam, kandungan, anak, dan bedah.
Ditambah tiga dokter penunjang yaitu dokter anastesi, patologi klinik, dan radiologi.

”Tahun ini kami akan tambah dua rumdin, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” lanjutnya.

Nur Insan mengaku, jika fasilitas sudah lengkap, dokter spesialis tersebut akan menempati rumdin yang sudah dibangun. Namun, membutuhkan waktu. Menurutnya, yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat diutamakan agar tetap maksimal.

IMG-20260618-WA0007

Bacaan Lainnya

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

Gebyar 3M Jadi Langkah RSUD Sumenep Raih Akreditasi Paripurna

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Gebyar 3M RSUD Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien dan Mutu Pelayanan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam memberikan pelayanan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *