PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Kuasa Hukum Korban Justru Berharap Polres Sumenep Segera Tahan Tersangka Kekerasan Anak Yatim Demi Keadilan

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ach. Supyadi, S.H., M.H, selaku kuasa hukum korban justru berharap agar Polres Sumenep, Polda Jawa Timur, segera melakukan penahanan kepada tersangka (terlapor Mas’oda) dalam kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang juga anak yatim di Desa Batuputih Daya.

Supyadi mengatakan, karena sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (23/1/2025) lalu sebagaimana disampaikan Plt. Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti, terlapor Mas’oda hingga saat ini belum dilakukan penahanan.

IMG-20260926-WA0006

“Karena saya selaku kuasa hukum korban selalu konfirmasi dengan penyidik kalau tersangka tidak ditahan,” kata Supyadi kepada Jurnalis Indonesia, Sabtu (1/2/2025).

Sehingga apa yang disampaikan Plt. Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti kepada Jurnalis Indonesia yang mengatakan, jika tersangka sudah dilakukan penahanan, karena masa tahanan berakhir hari Jum’at dan berkas masih P18 sehingga tersangka ditangguhkan dan perkara tetap berlanjut, Supyadi menganggap pada kasus lain.

“Mungkin itu pada kasus lain. Karena namanya di Polres banyak kasus dan semuanya berpusat kepada kasihumas bisa jadi yang disampaikan itu pada kasus lain. Sebab kalau terkait kasus kekerasan anak yatim di Desa Batuputih Daya dengan tersangka (terlapor Mas’oda) itu baru hari kemarin gelarnya,” terang Supyadi.

Kuasa Hukum Korban berkeyakinan, yang disampaikan Plt. Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti kepada Jurnalis Indonesia bukan kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang juga anak yatim di Desa Batuputih Daya. Karena kata Supyadi penahanan pertama waktunya 20 hari dan kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang juga anak yatim di Desa Batuputih Daya itu baru tersangka beberapa hari.

“Saya selaku kuasa hukum korban justru berharap tersangka ini dilakukan penahanan agar ada keadilan kepada korban karena korban ini anak dibawah umur dan anak yatim lagi,” pinta Supyadi. (ily)

Bacaan Lainnya

Dugaan Rokok Ilegal Berbagai Merek Tersembunyi di Belakang Toko Cinta Damai, APH-Bea Cukai Harus Bertindak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan rokok ilegal tanpa...

Diduga Edarkan Miras di Sambaliung, Pemilik Terkesan Menantang dan Tidak Takut Diberitakan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran minuman keras (miras)...

Polres Berau Gagalkan Penyelundupan 15 Kilogram Sabu Diduga dari Malaysia, Tiga Orang Ditangkap

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Polres Berau bersama Polda...

Operasi Sikat Semeru 2026 Berbuah Hasil, Polresta Sumenep Amankan 10 Tersangka

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep mengungkap sembilan...

Praperadilan Devi Taurisa Kembali Tertunda, Hakim Janji Tegur Jurusita

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Sidang praperadilan yang diajukan...

Pencabulan Anak Usia 4 Tahun, LBH GP Ansor Tegal: Ini Kejahatan Kemanusiaan Luar Biasa

TEGAL (JURNALIS INDONESIA) – Peristiwa memilukan diduga terjadi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *