SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keberadaan mobil siaga Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak bisa dinikmati oleh warganya yang membutuhkan, Selasa (12/11/2023).
Seorang warga Desa Kolor mengatakan, saat membutuhkan mobil siaga yang ada di desanya untuk membawa orang tuanya ke rumah sakit di Pamekasan harus menerima kenyataan pahit.
“Dengan alasan mobil siaga di desanya (Desa Kolor-red) dipakai perjalanan dinas ke Surabaya oleh Pak Camat,” katanya kepada Jurnalis Indonesia, Selasa (12/12/2023).
Lanjut dia, mau tidak mau lantaran mobil siaga Desa Kolor disebutkan tidak ada dengan alasan dipakai oleh Camat ke Surabaya, dirinya harus menyewa mobil pribadi untuk membawa bapaknya yang sakit Pamekasan besok.
“Karena mobil siaga Desa Kolor katanya baru datang hari Senin,” lanjutnya.
Ia lantas mempertanyakan fungsi keberadaan mobil siaga di desanya itu. “Bukannya mobil siaga desa itu untuk melayani masyarakat,” tanya dia.
Jika benar dipakai perjalanan dinas oleh Camat kata dia, sudah bukan mobil siaga lagi melainkan mobil dinas. “Berarti bukan mobil siaga tapi mobil dinas,” sentilnya.
Kepala Desa Kolor, Novandri Prasetiawan, mengakui jika mobil siaga Desa Kolor dipakai oleh Camat perjalanan dinas ke Surabaya.
“Iya bener memang. Karena urusan pemerintahan juga disitu. Jadi mobilnya pak Camat itu kemarin kebetulan radiatornya rusak. Karena acara mendadak menghubungi kami untuk pinjam mobil siaga desa,” kata Novandri dikonfirmasi Jurnalis Indonesia.
Jurnalis Indonesia sudah menghubungi Camat Kota Sumenep, Faruk Hanafi, via selulernya namun hingga dua kali kendati teleponnya berdering yang bersangkutan tidak merespon. (ily/red)


