PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Musyawarah Desa (Musdes) ke 3 mengenai tukar menukar Tanah Kas Desa (TKD) Blok Gombolamba seluas 52 H dengan Perusahaan berasal dari negara Taiwan untuk pembangunan pabrik sepatu di Gombolamba di aula Kantor Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Rabu (13/12/2023).
Acara Musdes dihadiri oleh Disperkim sekaligus Camat Kecamatan Pemalang Sis Muhammad, Kepala Desa Surajaya Wasno, BPD, PKK, Karang Taruna Desa Surajaya, Perwakilan Perusahaan Long Well Internasional. Supril dan Pengurus Wilayah Kadus, RW/RT dan tokoh masyarakat Desa Surajaya Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.
Kepala Desa Wasno menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua elemen masyarakat, Perangkat Desa dan khususnya kepada Perusahaan Long Well Intrrnasional yang sudah berkotribusi untuk meningkatkan perekonomian di Desa Surajaya.
“Alhamdulillah hari ini adalah bagian dari proses yang panjang selama 3 tahun, masyarakat menanti untuk dapat berinvestasi tanah seluas 52 H dan di tanah tersebut pun ada tanah kas desa untuk pembangunan pabrik sepatu maka dalam Musdes kali ini akan dibicarakan secara teknis langkah-langkah selanjutnya,” katanya.
Harapannya dengan dibukanya Pabrik oleh perusahaan Long Well Internasional di Desa Surajaya ini lanjut Kades Wasno akan meningkatkan perekonomian warga masyarakat.
“Dan peningkatkan hasil dari pajak untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang dan mengurangi pengangguran masyarakat Desa Surajaya secara khusus, karena pabrik sepatu akan menyerap tenaga kerja sampai 20 ribu orang,” paparnya.
Sementara Camat Kecamatan Pemalang Sis Muhammad juga mengapresiasi setinggi tingginya kepada Kepala Desa Wasno dan masyarakat Desa Surajaya atas berhasilnya memutuskan berinvestasi dengan Perusahaan Long Will internasional untuk membangun pabrik di Gombolamba Desa Surajaya.
Camat Sis Muhammad berpesan untuk menjaga kondusifitas masyarakat di Desa Surajaya agar proses tersebut berjalan dengan lancar, dan jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yg tidak bertanggung jawab untuk membuat kacau di Desa Surajaya ini.
“Apalagi saat ini tahun ini adalah tahun politik, jadi jangan sampai karena pilihan kita saling ribut, pilihan boleh berbeda tapi persaudaraan harus kita jaga,” pesannya. (dar)


