PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pemkab Sumenep Berkolaborasi Gelar Gerakan Pangan Murah Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan

Pada
Pemkab Sumenep Berkolaborasi Gelar Gerakan Pangan Murah Stabilkan Pasokan dan Harga Pangan. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (BPN), Bulog Sumenep, Id Food dan Sinergi mengadakan Gerakan Pangan Murah, di Pasar Bangkal, Kecamatan Kota, Senin (26/6/2023).

Pada momentum gerakan pangan murah ini dengan menjual sembako, di antaranya gula pasir merek Manis Kita Rp13.000,- perkilogram, beras medium Rp47.000,- per 5 kilogram, beras premium Rp60.000,- per 5 kilogram, minyak goreng merek Minyak Kita Rp12.500 ,- perliter, minyak goreng merek Rose Brand Rp16.000,- perliter, bawang merah Rp13.000,- kemasan 1/2 kilogram, telur Rp25.000,- perkilogram dan tepung merek Sania Rp10.500,- perkilogram.

IMG-20260926-WA0006

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Arif Firmanto mengungkapkan, gerakan pangan murah diadakan dalam rangka pengendalian Inflasi daerah, sekaligus untuk menekan kecenderungan harga bahan pokok di pasar saat menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah/2023 Masehi.

“Kegiatan itu dilakukan dalam rangka suplai pasokan dan harga pangan terutama menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah/2023 Masehi,” terang Kadis Arif karib disapa di sela gerakan pangan murah di Pasar Bangkal.

Menurutnya, melalui gerakan pangan murah ini pihaknya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa ketersediaan bahan pangan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha relatif aman di Kabupaten Sumenep, sehingga tidak perlu khawatir kekurangan bahan pangan.

“Semoga, gerakan pangan murah bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya pada Hari Raya Idul Adha,” ungkap Kadis Arif.

Di tempat yang sama Kepala Gudang Bulog Sumenep Putro Nugroho mengatakan diminta bersama jajaran pemerintah daerah melakukan gerakan pangan murah hanya satu titik di Pasar Bangkal saja.

“Masyarakat dengan gerakan pangan murah bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan membeli bahan pokok pangan berkualitas bagus dan tentu harga lebih murah dari pasaran,” kata dia.

Putro Nugroho mengungkapkan, Bulog Sumenep pada gerakan pangan murah, membawa stok untuk beras medium sebanyak 2 ton, beras premium sebanyak 500 kilogram, gula pasir 500 kilogram, tepung 500 kilogram minyak goreng 120 liter merk rose.

“Kebutuhan pokok pangan lainnya disediakan oleh instansi terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep,” jelas Kepala Gudang Bulog Sumenep. (*ji/red)

Bacaan Lainnya

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4.000.500 per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *