PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pemkab Sumenep Terima Penghargaan dari BKKBN Atas Keberhasilan Penurunan Stunting

Pada
Pemkab Sumenep Terima Penghargaan dari BKKBN Atas Keberhasilan Penurunan Stunting. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibawah kepemimpinan Bupati H. Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Hj. Dewi Khalifah kembali menorehkan prestasi cemerlang di tingkat nasional bidang kesehatan.

Kali ini, di penghujung bulan Juli 2023 ini, Pemkab Sumenep berhasil mendapatkan penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, atas keberhasilannya menurunkan angka stunting signifikan.

IMG-20260926-WA0006

Baca Juga : RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Maksimalkan Edukasi Kawasan Tanpa Rokok

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Kadinkes P2KB) Sumenep Agus Mulyono, mengatakan, kado istimewa berupa penghargaan atas capaian penurunan stunting diserahkan oleh Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng, di Gedung Olahraga (GOR) Untung Suropati, Kota Pasuruan, Jawa Timur, kemarin Jumat (28/7/2023).

“Dengan diterima oleh Ibu Wakil Bupati Sumenep saat acara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023,” terang Agus Mulyono kepada Jurnalis Indonesia via seluler, Sabtu (29/7/2023).

Baca Juga : Melirik Potensi Pertanian di Batuputih, Ada Bawang Merah yang Layak Dikembangkan

Keberhasilan Pemkab Sumenep dalam bidang kesehatan kali ini wujud nyata ‘Bismillah Melayani’ Dinkes P2KB dipimpin Agus Mulyono selaku salah satu leading sector dalam mengedukasi dan promosi kepada masyarakat tentang pencegahan stunting sekaligus upaya penurunan angka stunting di ujung timur pulau Garam Madura.

Kadinkes P2KB Agus Mulyono mengungkapkan, penurunan stunting yang di capai Sumenep sebesar 7,4 % lebih baik dari penurunan stunting Jatim sebesar 4% dan lebih baik dari penurunan rata-rata Nasional 2,8%.

“Keberhasilan ini perlu disyukuri. Ini dicapai berkat dukungan semua pihak pemangku kepentingan. Mulai dari tim penggerak PKK kabupaten, organisasi kemasyarakatan seperti muslimat NU, Fatayat NU, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah di tingkat kabupaten hingga desa,” tutur Agus Mulyono.

Baca Juga : Kadiskop UMKM Perindag Sumenep Terus Tingkatkan Pengawasan dan Pembinaan Bagi Koperasi

Kadinkes P2KB Agus Mulyono mengatakan, ke depan pihaknya terus berupaya untuk menurunkan stunting di Sumenep hingga serendah-rendahnya dengan menerapkan kolaborasi pentahelix.

“Semoga dengan kolaborasi semua pemangku kepentingan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sumenep dapat dicapai dengan baik,” harap Kadinkes P2KB Sumenep Agus Mulyono. (ji/ily)

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Dukung RUN IDI RUN sebagai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana Stadion Ahmad Yani...

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

RSUD Sumenep Raih Penghargaan Faskes Terbaik JKN 2026 Kategori Tipe B se-Madura Raya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kinerja RSUD dr. H....

Hadirkan Konsultasi Dokter hingga Cek Layanan Kesehatan Gratis, RSUD Sumenep Raih Apresiasi dan Stan Terbaik di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keikutsertaan RSUD dr. H....

RSUD Sumenep Jadi Lokasi Pembahasan Penguatan Pembangunan Kesehatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pengembangan layanan kesehatan di...

Kehadiran Stan RSUD Sumenep di MCF 2026 Disambut Antusias Pengunjung

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai malam...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *