SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Lelang proyek pembangunan tahap awal Rumah Potong Hewan (RPH) Banjarsugihan, Tandes, Surabaya, kini sudah rampung. Anggaran pengerjaannya mencapai Rp 4,8 miliar. Tempat pemotongan daging itu dirancang lebih modern serta memiliki beberapa fasilitas baru.
Rumah Potong Hewan (RPH) di Jalan Banjarsugihan di tahun 2024 ini akan beroperasi. Rencananya RPH di Jalan Pegirian, akan dipindah ke RPH di Banjarsugihan, Surabaya Barat.
Sayangnya rencana pemindahan RPH dari Pegirian ke RPH Banjarsugihan berdampak bagi para pekerja yang mengeluh dari paguyuban parah pemotongan hewan.
Menurut keterangan pekerja yang masuk sebagai anggota paguyuban RPH peggiraan yang minta namanya tidak dipublikasikan mengatakan, Jumat (16/02/2023), meski sudah dirancang secara RPH modern, yang di terbitkan SK Wali Kota tentang Pengembangan RPH di Lokasi Baru Banjarsugihan masih belum menemukan solusi.
Dikatakan, hingga saat ini polemik rencana pemindahan atau relokasinya di pemotongan hewan babi yang dipindahkan ke Banjarsugihan semakin memanas, lantaran diduga terkait prasarana untuk pemotongan yang tidak memenuhi standard.
“Baik dari fasilitas khususnya pembuangan limbah, dan berpolemik (kontra) dengan masyarakat di sekitar lokasi RPH Banjarsugihan,” terangnya. (kus)


