SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abdul Hamid Ali Munir, meminta pelaksana proyek pembangunan gedung dewan baru harus rampung pada bulan September tahun 2024 ini.
Demikian diminta Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) Rabu (27/3/2024) siang.
Saat sidak, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir di dampingi di antaranya Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep Yanuar Yudha Bachtiar, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Hasan Bashri.
“Saya meminta pembangunan gedung ini segera finishing, September 2024 harus rampung,” pinta Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir.
Pembangunan gedung kantor baru DPRD Kabupaten Sumenep dikerjakan oleh PT. PP Urban dengan nilai kontrak Rp100.093.693.513,75.
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep mengatakan bangga bisa melihat langsung pengerjaan gedung kantor dewan baru yang dimulai sejak 2023 lalu itu.
“Hari ini, kami ingin memastikan setiap anggota DPRD mendapatkan ruang kerja masing-masing,” ungkap Abdul Hamid Ali Munir.
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, sesuai keterangan PT. PP Urban sebagai pelaksana proyek, di lantai satu ruangan untuk pimpinan DPRD, lalu lantai dua dan tiga ditempati para anggota.
“Sementara di ruang tengah untuk rapat-rapat komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya. Di kantor dewan yang baru ini juga ada ruangan khusus untuk para jurnalis,” papar Abdul Hamid Ali Munir.
Abdul Hamid Ali Munir memaparkan, pengerjaan proyek gedung baru DPRD Sumenep itu diperkirakan sudah lebih dari 50 persen.
“Makanya saya meminta dikebut agar September bisa ditempati, apalagi setiap hari yang kerja sekitar 110 hingga 120 orang,” pintanya kembali.
Sementara itu, Bagian Teknik PT. PP Urban, Ryan Adi Susilo, berjanji berupaya untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan masa kontrak.
“Nanti kan agendanya di Agustus akan dibuat untuk mendengarkan pidato Presiden, dan kami akan mengupayakan hal itu,” terangnya.
Ryan Adi Susilo juga mengatakan telah menambah pekerja agar proyek pembangunan gedung baru DPRD Kabupaten Sumenep itu bisa cepat selesai.
“Untuk mengebut pengerjaan, kami juga melakukan penambahan pekerja agar sesuai target penyelesaian,” jelasnya.


