Menu

Mode Gelap

JURNALIS INDONESIA · 6 Mar 2023 11:14 WIB

Berkat Kerjasama RMK dan Dinsos Sumenep Berhasil Bawa Pulang Warga Torjek yang Lama Hilang


 Penyerahan Abdus Zaki dari pihak RSJ Provinsi Kalimantan Barat kepada Relawan Masyarakat Kangean (RMK). (foto for jurnalis indonesia) Perbesar

Penyerahan Abdus Zaki dari pihak RSJ Provinsi Kalimantan Barat kepada Relawan Masyarakat Kangean (RMK). (foto for jurnalis indonesia)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kerja keras Relawan Masyarakat Kangean (RMK) membuahkan hasil, sehingga Abdus Zaki (18) warga Desa Torjek Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang lama tidak diketahui keberadaannya, ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi, tepatnya di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dan berhasil dibawa pulang diserahkan kepada keluarganya (2/3/2023).

Pada tahun 2020 Abdus Zaki, Warga Torjek ini, ikut tetangganya merantau dan menjadi pekerja migran di Sarawak Malaysia, setelah kurang lebih setahun bekerja sebagai buruh binaan di bumi kenyalang tersebut, Abdus Zaki diamankan Jabatan Imigresen Malaysia di Serawak dikarenakan selama bekerja tidak memiliki dokumen yang sah (ilegal).

Selanjutnya selama menjadi tahanan imigresen Malaysia, Abdus Zaki hilang Kontak sehingga keluarganya tidak mendapat kabar tentang keberadaan dan nasib anaknya (Abdus Zaki).

Relawan Masyarakat Kangean (RMK) saat menyerahkan Abdus Zaki kepada pihak keluarganya di Pulau Kangean. (foto for jurnalis indonesia)

Beruntung, Ketua Relawan Masyarakat Kengean (RMK) Ainur Rahman tiba-tiba mendapatkan foto remaja yang di share oleh seseorang dari Kalimantan barat melalui media sosial Facebook. Lalu oleh Ainur, foto remaja tersebut dibawa ke rumah keluarga Abdus Zaki, dengan tujuan untuk menunjukkan menanyakan apakah benar foto remaja tersebut adalah anaknya yang telah lama hilang tidak diketahui keberadaannya.

“Awalnya saya mendapat foto seorang remaja laki-laki itu di facebook unggahan dari seseorang dari Kalimantan Barat, dan saya langsung ke Desa Torjek untuk konfirmasi kepada keluarga Abdus Zaki apakah benar remaja di facebook tersebut adalah Abdus Zaki. Setelah saya tunjukkan foto tersebut kepada Sunariya (Ibu Abdus Zaki), dengan tangisan gembira Sunariya mengaku bahwa foto tersebut benar adalah anak kandungnya,” papar Ainur, selaku Ketua Relawan Masyarakat Kengean (RMK), Senin (6/3).

Lalu keluarga Abdus Zaki meminta tolong kepada Ainur, Ketua Relawan Masyarakat Kangean (RMK) untuk menjemput Abdus Zaki yang sudah dikabarkan berada di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat.

Ainur Rahman selaku Ketua Relawan Masyarakat Kangean (RMK) kemudian sebagai bentuk rasa kemanusiaan berusaha melakukan beberapa langkah untuk membawa pulang anak warga Desa Torjek, Abdus Zaki, untuk bagaimana bisa dibawa pulang ke keluarganya.

Sekaligus untuk mendapat kemudahan dan keringanan biaya perawatan Abdus Zaki selama 322 hari di RSJ Provinsi Kalimantan Barat, yang nilai tagihannya sebesar Rp.31,983,438 (tiga puluh satu juta sembilan ratus delapan puluh tiga empat ratus tiga puluh delapan rupiah).

Ainur, selaku Ketua Relawan Masyarakat Kangean (RMK) lalu berinisiatif berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Ke Dinas Sosial, Ainur, Ketua RMK dengan didampingi oleh Sulaiman,S.Sos yang merupakan warga Kepulauan Kangean yang saat ini aktif berprofesi sebagai wartawan di media sidikkasus.co.id

“Setelah kami komunikasi dengan pihak Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat dan bertanya kronologis kejadian awalnya kenapa Abdus Zaki ini sampai berada di Rumah sakit jiwa. Pihak RSJ Provinsi Kalimantan Barat menjelaskan secara detail dan biaya yang harus dibayar oleh keluarga Abdus Zaki selama 322 hari mencapai tiga puluh juta lebih. Akhirnya kami mendatangi Dinas Sosial Dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep untuk mencari solusi bagaimana cara untuk meringankan beban (biaya) Perawatan Abdus Zaki selama hampir setahun dikarenakan keluarga Abdus Zaki benar-benar tidak mampu. Dan dari Dinas Sosial kami dibekali surat pelepasan biaya Abdus Zaki yang ditujukan kepada Direktur Rumah Sakit Jiwa provinsi Kalimantan barat,” kata Ainur.

Setelah sampai ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya lalu menyerahkan surat dari Dinas Sosial tembusan Bupati Sumenep itu dan dengan bantuan pihak RSJ Provinsi Kalimantan barat.

“Akhirnya bapak Hamiji selaku Kepala Seksi pelayanan RSJ Provinsi Kalimantan barat melakukan komunikasi via telepon WhatsApp dengan kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep. Sehingga ada kesepakatan antara pihak RSJ Provinsi Kalimantan Barat dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumenep bahwa Abdus Zaki sudah bisa dibawa pulang dengan disertakan surat serah terima antara pihak RSJ Provinsi Kalimantan barat dan Relawan Masyarakat Kangean (RMK),” terang Ainur.

“Dan alhamdulillah Abdus Zaki sudah diserahkan kepada keluarganya di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep,” jelas Ainur, Relawan Masyarakat Kangean (RMK).

Atas keberhasilannya membawa pulang Abdus Zaki, kepada keluarganya, Ketua RMK mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait dan teman relawan lain yang sudah banyak membantu penjemputan saudara Abdus Zaki warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

“Kami atas nama Relawan Masyarakat Kangean menyampaikan terimakasih kepada Dinsos Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Anggota DPR Kabupaten Sumenep Dapil VII, juga kami sampaikan terimakasih kepada RMKM (Zaini) yang sangat peduli, sehingga pulang dari Serawak semata-mata hanya untuk memastikan keberadaan dan melihat kondisi Abdus Zaki di RSJ Provinsi Kalimantan Barat dan semua teman-teman komunitas warga kepulauan yang mendo’akan keberangkatan dan kepulangan kami,” ucap Ainur. (*ji/ils/red)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

Baca Lainnya

PSHT Cabang Sampang Gelar Pengesahan Warga Baru Tingkat Satu Tahun 2024

14 Juli 2024 - 20:58 WIB

Aliansi Madura Indonesia Lakukan Jum’at Berkah Wujud Peduli Sesama

12 Juli 2024 - 22:01 WIB

Pemkab Sumenep Dukung Family of Honda Riders Gelar Anniversary ke-6 Undang Biker Se-Nusantara 

11 Juli 2024 - 23:40 WIB

Mahasiswi Asal Pamekasan Divonis Penyakit Tumor Ganas dan Harus Diamputasi, Kini Hanya Bisa Pasrah

10 Juli 2024 - 15:12 WIB

Kepala KSOP Kalianget Pastikan Kedepan Kapal untuk Warga Masalembu Normal Kembali

9 Juli 2024 - 20:04 WIB

Puluhan Penumpang Asal Masalembu Terlantar di Pelabuhan Kalianget Lantaran Tidak Ada Kapal

7 Juli 2024 - 11:46 WIB

Trending di JURNALIS INDONESIA